Sepak Bola CP Kembali Rancang Uji Coba

latihan-pelatnas-sepak-bola-cp
JUGGLING: sejumlah pemain melakukan juggling dalam latihan tim pelatnas sepak bola CP di lapangan Baturan, Colomadu, Rabu (25/9).

*Tunggu Kejelasan Turnamen di Yordania

SOLO– Tim pelatnas sepak bola celebral palsy (CP) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) kembali merancang partai latih tanding guna meningkatkan kemampuannya. Pelatih Anshar Ahmad menyebut kemungkinan pertandingan persahabatan melawan tim sekolah sepak bola (SSB) berawak para pemain U-15, kembali menjadi pilihan.

‘’Mungkin uji coba paling cepat pekan depan. Setelah laga lawatan ke Boyolali melawan SSB Sena FC di lapangan Jembungan, Boyolali (19/9), mungkin nanti kami geser uji coba ke Sukoharjo. Tapi masih menunggu kejelasan rencana turnamen di Yordania,’’ kata Anshar usai memimpin latihan di lapangan Baturan, Colomadu, Rabu (25/9).

Adi Joko Saputro dkk pernah direncanakan mengikuti turnamen ‘’7 a side football’’ yang digelar di Yordania, awal Oktober nanti. Namun tim yang mulai menjalani training camp (TC) di Solo sejak Mei lalu itu masih menunggu kepastian lebih lanjut mengenai turnamen tersebut.

‘’Sambil menunggu, kami rancang skedul uji coba lagi. Jadi misalnya tak jadi ke turnamen, langsung geser ke rencana uji coba. Jadi biar mental bertanding anak pola permainan anak-anak tetap terjaga,’’ tambah pelatih yang pernah bermain untuk Arseto Solo itu.

Fisik dan Teknik

Latihan rutin tim yang diperkuat sejumlah pemain asal eks Karesidenan Surakarta, seperti Adi Joko (Solo), Timin (Wonogiri) dan Sugiatno (Sragen) tersebut terus berjalan, sebagai persiapan menyongsong ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019. Rabu (25/9) pagi misalnya, Anshar yang dibantu asisten pelatih Afif Bayu dan personel pendukung Pomo Warih, memberikan materi latihan fisik bagi awak skuadnya.

‘’Setelah latihan fisik, tetap ada materi teknik termasuk juggling dan materi kerja sama dengan satu dua sentuhan,’’ tutur Anshar.

Dia menyebut kerja sama tim dan pola bermain awak timnya semakin solid. Pressing ketat yang selama ini ditempakan, telah dapat diterapkan dalam beberapa kali pertandingan uji coba. Demikian pula membangun serangan dengan bola-bola terobosan langsung ke jantung pertahanan lawan.‘’Target meraih medali emas di APG Filipina mendatang, mengharuskan tim ini benar-benar disiapkan secara matang guna mewujudkannya,’’ tambah sang pelatih.(Setyo Wiyono)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini