Delapan Emas Diraih Atlet Sepatu Roda Solo

latihan-selasar-sepaturoda-solo
LATIHAN: Sejumlah atlet sepatu roda Solo mengasah kemampuannya dalam latihan di selasar velodrome Manahan, pekan lalu. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Delapan medali emas, tujuh perak dan 13 perunggu dibawa pulang para atlet sepatu roda Solo pada kejuaraan terbuka nasional di track Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat-Minggu (27-29/9). Raihan itu terbagi atas kategori speed (lima emas, enam perak, delapan perunggu), serta standart (tiga emas, satu perak, lima perunggu).

‘’Ada peningkatan raihan medali pada ajang bertajuk Indonesia Rollersport Series IV Hamengku Buwono (HB) Cup 2019 itu. Tahun lalu, atlet Solo meraih kalau tidak salah tiga emas,’’ kata Kabid Binpres Pengkot Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Solo, Herman Budiono.

Pria yang juga pelatih klub Boskresero Solo itu mengungkapkan, di kategori speed terdapat dua atlet dengan raihan masing-masing dua emas. Yakni Rasendrya Albinaklah dari klub Viper yang merebut gelar juara individual time trial (ITT) flaying 200 meter dan sprint 500 meter KU D putra. Dua emas diraih Davian Putra Purnama (klub PSSC) dari nomor sprint 500 meter dan sprint 1.000 meter KU B putra. Satu emas lainnya diraih Safira Putri Purnama (PSSC) dari nomor eliminasi 3.000 meter KU A putri.

Kategori Standart

Sementara itu, tiga emas pada kategori standart seluruhnya diraih atlet-atlet klub PSSC Solo. Yakni Rinjani Parahita yang menggenggam medali emas nomor 300 meter KU D putri, serta Zefanya yang merebut emas nomor 500 meter dan 1.000 meter KU C putri.

‘’Persaingan memang sangat ketat, karena peserta lebih dari 400 orang. Klub Kairos Semarang mendominasi kategori standar dengan raihan lima medali emas, sedangkan kategori speed didominasi tuan rumah klub MIC Yogyakarta dengan 10 medali emas,’’ tutur Herman.

Atlet-atlet pada klub yang dia tangani, Boskresero hanya meraih sekeping medali perak yang diraih Parahita Drestanta Zahin (standart 500 meter KU C putri), serta tiga perunggu. Medali perunggu diraih Parahita (standart 300 meter KU C putri), serta Sifra Febriana (standart 300 dan 500 meter KU A putri).

Seumlah 67 atlet dari empat klub bertarung di ajang rutin tahunan tersebut. Klub-klub itu adalah PSSC, Viper, Boskresero dan Roglis.(Setyo Wiyono)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini