Latih Tanding di Yogyakarta Belum Memuaskan

pelatda-silat-jateng
TIM SILAT JATENG: Awak tim pelatda pencak silat Jateng bersama jajaran pelatih dan ofisial sesaat sebelum berlaga uji coba melawan tim pelatnas dan pelatda Jabar di Yogyakarta, pekan lalu. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Pelatda Pencak Silat yang Bermarkas di Solo

SOLO,suaramerdekasolo.com – Uji coba tim pelatda pencak silat Jateng di Yogyakarta, Jumat (27/9), belum menunjukkan hasil memuaskan. Sejumlah atlet dalam tim pelatda yang bermarkas di Solo tersebut, menurut pelatih Indro Catur Haryono menunjukkan peningkatan. Namun sebagian lainnya belum mampu memperlihatkan performa seperti yang diharapkan.

‘’Evaluasi menyeluruh, kemampuan awak tim belum maksimal. Memang lawan latih tandingnya cukup berat, yakni tim pelatnas dan tim pelatda Jabar. Namun performa anak-anak masih terlihat kurang bagus,’’ kata Catur, Senin (30/9).

Tim pelatda Jateng tersebut diperkuat sejumlah atlet asal Solo Raya. Tercatat ada sembilan pesilat dari wilayah eks Karesidenan Surakarta yang memperkuat tim proyeksi Pra-PON itu.

Mereka adalah Sapto Purnomo (Solo/tanding kelas F putra), Dewangga Agna Musthofa (Solo/kelas D putra), Nadia Haq Umami Nur Cahyani (Solo/B putri), Zidni Rahma Amaly (Solo/seni tunggal putri), serta Tri Ardam Syaifudin, Bayu Triono dan Muhammad Abdul Rozzak (Solo/seni beregu putra).

Agendakan Lagi

Selain itu, Khoirudin Mustakim (kelas B putra) dari Klaten dan Bagaskoro Sulistyo Wibowo (kelas J putra) dari Boyolali. Di antara mereka terdapat atlet yang saat ini juga tercatat sebagai awak pelatnas pencak silat SEA Games 2019, yakni Mustakim dan Nadia.

Mengingat penampilan dan kemampuan para atlet tersebut dinilai kurang memuaskan, jajaran pelatih merencanakan kembali agenda uji coba.

Pelatih lain tim pencak silat Jateng, Haris Nugroho menambahkan, setelah ditempa lagi dalam latihan teknik dan strategi tanding di kawasan Gajahan, Colomadu, mereka akan kembali menghadapi latih tanding.

‘’Paling tidak sekali lagi uji coba guna menyempurnakan kekurangan yang masih terjadi, baik fisik, teknik, strategi dan mental bertanding. Kami masih mencari tim mana yang akan jadi lawan latih tanding,’’ ujar Haris yang juga dosen Fakultas Keolahragaan (FKOR) UNS Surakarta itu.Indro Catur senada.

Dia mengaku tengah menjajagi kemungkinan tim pelatda Bali sebagai rival latih tanding bagi tim Jateng. ‘’Bisa jadi nanti tim Bali yang ke Solo, guna uji coba. Mungkin pekan kedua Oktober,’’ tuturnya.(Setyo Wiyono)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini