Turnamen Batal Digelar, Sepak Bola CP Urung ke Yordania

sepak-bola-cp
GAMES: Kiper Yusuf dan bek sayap Timin (kanan) berusaha menutup ruang bagi Yahya Hernanda untuk melepas tembakan ke gawang pada games tim pelatnas sepak bola celebral palsy (CP) di lapangan Baturan, Colomadu, Rabu (2/10).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Tetap Butuh Try Out ke Negara Lain

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tim pelatnas sepak bola celebral palsy (CP) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) urung pergi ke Yordania. Pasalnya, turnamen internasional ‘’7 a side football’’ yang rencananya diselenggarakan di negara tersebut pada awal Oktober ini, batal digelar.

‘’Informasinya, pembatalan turnamen karena tidak ada tim yang mendaftarkan diri untuk mengikuti ajang tersebut,’’ kata pelatih tim pelatnas sepak bola CP, Anshar Ahmad, usai memimpin latihan rutin di lapangan Baturan, Colomadu, Rabu (2/10).

Menurutnya, pihak panitia juga menyampaikan bahwa tetap akan menerima jika tim pelatnas tetap datang ke Yordania. Jika ingin bertanding, negara itu juga tak keberatan menyiapkan tim nasionalnya sebagai rival.

‘’Namun statusnya pertandingan uji coba internasional, karena hanya tim Indonesia dan Yordania yang bertanding. Masalahnya hanya sekali berlaga uji coba ke negara itu. Kalau turnamen, kami kan bisa main dengan sejumlah tim peserta lainnya. Maka kemudian kami batal ke sana,’’ ujar Anshar.

Butuh Jam Terbang

Kendati demikian, Yahya Hernanda dkk tetap membutuhkan try out sebelum benar-benar menjalani laga resmi di arena ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019, yang penyelenggaraannya dilakukan Januari 2020 mendatang. Sebab, pengalaman bertanding menghadapi tim asing belum pernah dijalani sejak mereka melakukan training camp (TC) di Solo, mulai 1 Mei lalu.

‘’Butuh jam terbang bagi anak-anak, melalui try out. Paling tidak melawan tim-tim bagus di tataran negara-negara Asia,’’ kata sang Anshar, yang dibantu asisten pelatih Afif Bayu dan personel pendukung Pomo Warih Adi itu.

Skuad pelatnas yang diperkuat tiga pemain dari eks Karesidenan Surakarta itu, Timin (Wonogiri), Adi Joko Saputra (Solo) dan Sugiatno (Sragen), selama ini baru melakoni latih tanding melawan tim-tim sekolah sepak bola (SSB) U-15 lokal Solo Raya. Satu-satunya tim sepak bola CP yang pernah dihadapi yakni tim NPCI Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, beberapa waktu lalu.

‘’Kami sedang melakukan koordinasi dengan NPCI Pusat mengenai pergeseran agenda try out. Batal turnamen ke Yordania, mungkin kami akan usul ganti uji coba ke negara lain yang memiliki beberapa tim sepak bola CP, sebagai lawan latih tanding,’’ tutur Anshar.(Setyo Wiyono)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini