21 Medali Emas Disiapkan untuk Panahan dan Catur

Kejurprov-Olahraga-NPC1
PAPARAN: Sekretaris NPCI Jateng Priyano menyampaikan paparan pada koordinasi rencana kejurprov NPCI di aula Dinas Kebudayaan, Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Semarang, Kamis (4/10).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Kejurprov Olahraga Disabilitas NPCI Jateng

SOLO,suaramerdekasolo.com – Dua puluh lima medali emas disiapkan untuk cabang panahan dan catur disabilitas pada Kejurprov National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng, 15-18 Oktober mendatang. Rinciannya, 15 emas diperebutkan di arena panahan, sementara enam lainnya untuk para juara catur pada ajang yang rencananya diselenggarakan di Kabupaten Semarang itu.

‘’Kami siapkan medali emas untuk para juara juara tuna netra, tuna daksa dan tuna rungu wicara dalam kejuaraan nanti, yang terbagi pada kelompok putra dan putri. Kami gunakan catur standar untuk kompetisi itu,’’ kata technical delegate (TD) kejurprov catur, Teddy Wiharto, Jumat (4/10).

Menurutnya, peserta catur pada Kejurprov NPCI Jateng tahap ketiga 2019 tersebut cukup banyak. Cek terakhir dia, dua hari lalu, pesertanya mencapai sekitar 68 orang. Kemungkinan jumlah itu terus bertambah hingga pendaftaran ditutup.

‘’Dari Solo saja, yang mendaftar langsung lewat saya ada tujuh orang. Belum lagi yang mendaftar secara online ke Sekretariat NPCI Jateng, kompleks Stadion Manahan,’’ ungkapnya.

30 Orang

Sementara itu peserta panahan diperkirakan lebih dari 30 orang. Menurut TD kejurprov catur Agus Ristanto, peserta yang menggunakan wheelchair (kursi roda) maupun standing (berdiri), bakal dijadikan dalam satu arena.

‘’Sementara lombanya terbagi dalam tiga kategori, yakni ronde nasional, compound dan recurve. Mereka dikelompokkan menjadi putra dan putri,’’ jelas pria yang akrab disapa Aris itu.

Kejurprov-Olahraga-NPC2
KOORDINASI: Gambaran rencana kejurprov tahap ketiga NPCI Jateng dipaparkan pada koordinasi di aula Dinas Kebudayaan, Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Semarang, Kamis (4/10). (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

Dia menambahkan, para peserta tersebut termasuk atlet-atlet program jangka panjang (PJP) NPCI Jateng yang selama ini diproyeksikan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua 2020.

‘’Peserta terbanyak dari Klaten dan Sragen. Lainnya, seperti Solo, Wonogiri dan daerah-daerah lain di Jateng, tidak terlalu banyak,’’ ungkap dia.

Sekretaris NPCI Jateng Priyanto pada rapat koordinasi dengan jajaran Pemkab Semarang, serta dihadiri Kasi Keolahragaan Disporapar Jateng Kuncoro Dwi Wibowo Kamis (4/10) menjelaskan, animo peserta kejurprov dua cabang olahraga itu cukup tinggi. ‘’Berdasarkan catatan sementara kami, total atlet dan ofisial yang mendaftar mencapai 152 orang,’’ ujarnya.(Setyo Wiyono)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini