300 Peserta Ikuti Lomba Jemparingan di Wonogiri. Inilah Juaranya

lomba-jemparingan-hut-tni-wonogiri
MEMBIDIK SASARAN : Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa dan Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M Heri Amrulloh membidik sasaran saat membuka lomba jemparingan dalam rangka HUT ke-74 TNI di Stadion Pringgondani, Kabupaten Wonogiri, Minggu (6/10). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Kodim 0728/Wonogiri bersama Paguyuban Jemparingan Wonogiren Sambernyowo menggelar lomba Jemparingan Gaya Mataram tingkat Nasional di Stadion Pringgondani, Kabupaten Wonogiri, Minggu (6/10). Sebanyak 300 peserta dari berbagai daerah ikut serta dalam lomba tersebut.

Kegiatan itu dihadiri Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M Heri Amrulloh, Bupati Wonogiri Edy Santosa, Wakapolres Wonogiri Kompol Adi Nugroho, Kasdim Mayor Nurul Muthahar, para perwira dan Danramil jajaran Kodim
0728/Wonogiri.

Dandim mengatakan, lomba jemparingan itu dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 TNI dan ikut melestarikan budaya daerah. “Lomba
panahan gaya Mataram dapat meningkatkan mental spiritual dan melestarikan budaya. Selain itu untuk memelihara kebersamaan komponen
masyarakat dalam mendukung tugas TNI,” katanya.

Wakil Bupati Edy Santosa mengucapkan dirgahayu TNI. “TNI selalu menjadi pengawal teritorial negara dan senantiasa hadir dalam dinamika bangsa, sebagaimana tema peringatan, TNI profesional kebanggaan
rakyat,” katanya.

Edy menerangkan, jemparingan berakar dari keterampilan memanah para prajurit kerajaan zaman dahulu. Olah raga tersebut juga bermanfaat dalam membentuk karakter manusia karena membutuhkan olah rasa dan olah batin. “Sangat membanggakan. Ativitas itu sekarang juga digemari generasi muda. Artinya proses pelestarian dan pewarisan budaya bangsa ini dapat terus berkelanjutan,” terangnya.

Lomba diikuti 300 peserta dari Wonogiri, Solo dan sekitarnya. Bahkan, tidak sedikit peserta yang datang dari luar Jawa. Mereka terdiri atas 250 peserta dewasa dan 50 peserta anak-anak. Peserta dewasa membidik sasaran dari jarak 30 meter, sedangkan peserta anak-anak dari jarak 15 meter.

Pada kategori anak-anak, juara Titis I diraih Dina Anggraini Fachrudy dari Kamwa, Titis II diraih Aldi Atmoko dari Kamwa, Titis III diraih Muhammad Fauzan Alqory dari Jogoboyo.

Pada kategori dewasa putra, juara Titis I diraih Ervan dari Sangga Sekar Bulu Sukoharjo, Titis II diraih Efry dari Broto Diningrat Yogyakarta, Titis III diraih Triyanto dari Joyo Pengrawit Wuryantoro.

Pada kategori dewasa putri, juara Titis I diraih Reni dari Seliran Yogyakarta, Titis II diraih Sofia dari Jekobar, dan Titis III diraih Aprillia dari Jekobar.

Ustadz Titis Supriyadi selaku panitia mengatakan, peserta yang datang dari jauh, peserta paling tua, dan peserta yang berbusana paling meriah memperoleh bebungah (buah tangan). (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini