Adi Joko Dkk Giliran Latih Tanding ke Sukoharjo

sepak-bola-cp-npci-jateng
DITEMPEL: Pemain tim pelatnas sepak bola CP Ahmad Yuliarsi menguasai bola ditempel Adi Joko Saputra pada latihan di lapangan Baturan, Colomadu, pekan lalu.

*Persiapan Sepak Bola CP Menuju APG Filipina

SOLO,suaramerdekasolo.com – Batal mengikuti turnamen internasional ‘’7 a side football’’di Yordania, membuat pelatih tim pelatnas sepak bola celebral palsy (CP) Anshar Ahmad menyusun ulang skedul latihan skuadnya. Adi Joko Saputra dkk pun direncanakan melakoni latih tanding melawan tim sekolah sepak bola (SSB) U-15 lokal Kota Bengawan.

‘’Partai uji coba, meski melawan tim-tim SSB lokal dibutuhkan demi menjaga ritme bertanding anak-anak. Jika bulan lalu mereka menghadapi SSB Sena FC di lapangan Jembungan, Banyudono, Boyolali, nanti akan menghadapi SSB PFA di kawasan Bekongan, Sukoharjo,’’ tutur Anshar, Minggu (6/10).

Tim sepak bola CP memang diperhitungkan sepadan jika bertanding dengan anak-anak SSB umum berusia 14-15 tahun. Sebab para awak tim pelatnas yang diproyeksikan menghadapi ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019 tersebut terhadang hambatan gerak motorik tubuhnya. Lebih-lebih tak mudah mencari lawan sesama tim sepak bola CP di Tanah Air.

Tim NPCI Kalsel

Baru sekali, tim yang diperkuat tiga pemain asal Solo Raya itu berlatih tanding dengan sesama tim CP. Yakni ketika menghadapi tim sepak bola CP Kalimantan Selatan di Banjarmasin, beberapa waktu lalu.

‘’Memang tak mudah mencari rival sesama tim CP. Jateng punya tim sepak bola CP, tetapi sebagian besar atletnya masuk ke pelatnas ini,’’ tambah asisten pelatih Afif Bayu.

Para pemain tim Jateng di pelatnas National Paralympic Committe Indonesia (NPCI) tersebut adalah Adi Joko (Solo), Timin (Wonogiri) dan Sugiatno (Sragen). Selain itu, Amin Rosyid dan Ahmad Yuliarsi (Salatiga), serta Dani Pria Sejati (Kabupaten Magelang). Awak tim lain berasal dari Jabar seperti Cahyana dan Ikhsan, Riau (Yahya Muhaimi), serta Kalsel (Yahya Hernanda dan Mahdianur).

Karena itu, jajaran pelatih kemudian mencarikan tim-tim SSB lokal sebagai lawan latih tanding. Setidak-tidaknya empat SSB di Solo dan sekitarnya telah menjadi tim rival uji coba tersebut. Seluruh hasil latih tanding, dimenangi skuad besutan Anshar Ahmad itu.

‘’Sebenarnya anak-anak butuh uji coba keluar kandang atau try out ke negara lain. Tapi kami masih komunikasikan dengan manajer mengenai kemungkinan itu,’’ ujar sang pelatih.(Setyo Woyono)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini