Jateng Siapkan 100-an Atlet ke Kejurnas NPCI

kejurprov-npc-jateng
ASH: Atlet tenis meja Jateng Dany Manuhutu, melepas smash spin pada Kejurprov NPCI Jateng di Cilacap, Agustus lalu. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Solo Arena Persaingan Enam Cabang Olahraga

SOLO,suaramerdekasolo.com – Seratusan atlet disiapkan tim tuan rumah Jateng pada Kejurnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) yang diselenggarakan di Solo, 23-27 Oktober mendatang. Mereka akan bersaing pada enam cabang olahraga disabilitas yang digelar dalam ajang tersebut.

Cabang-cabang tersebut adalah atletik, angkat berat, renang, tenis meja, boccia, serta basket kursi roda 3 on 3 atau tiga lawan tiga.

‘’Kami memang hanya punya seorang atlet bola basket, Jaka Sriyana yang sekarang sudah masuk pelatnas proyeksi ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019. Tetapi tetap kami daftarkan sebagai atlet kontingen Jateng di Kejurnas nanti,’’ kata Sekretaris NPCI Jateng, Priyano, Minggu (6/10).

Ditemui saat rapat koordinasi bersama sejumlah koordinator cabang olahraga, Kamis (3/10), dia memerinci, 39 orang dari total awak tim Jateng tersebut merupakan atlet pelatnas yang sejak 1 Mei silam menjalani training camp (TC) di Kota Bengawan. Sementara lainnya, para atlet program jangka panjang (PJP) NPCI Jateng proyeksi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2020.

Juara Tenis Meja

Atlet terbanyak pelatnas proyeksi ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019 yang akan bersaing di kejurnas adalah pada cabang atletik, yakni 15 atlet. Sementara itu renang dan boccia, masing-masing diperkuat tujuh atlet pelatnas, tenis meja dibela lima atlet pelatnas, angkat berat empat alet pelatnas, serta bola basket kursi roda seorang atlet pelatnas.

‘’Para alet nonpelatnas namun berstatus PJP Jateng bakal bergabung dalam tim, bersama dengan anak-anak pelatnas tersebut,’’ tutur Priyano.

Koordinator cabang tenis meja NPCI Jateng, Suwarno menyebut, para petenis meja yang menjadi juara pada Kejurprov NPCI di Cilacap, bulan lalu bakal dimasukkan dalam tim. Sebagaimana jenjang kejuaraan, setelah mereka menjadi kampiun pada masing-masing kelas di kejurprov Jateng, maka tataran berikutnya yang dihadapi adalah kejurnas.

‘’Kami beri kesempatan pada para juara tenis meja kejurprov itu guna menunjukkan kemampuan terbaiknya di kejurnas mendatang,’’ ungkap Suwarno.(Setyo Wiyono)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini