Fokus Latihan, Belum Tetapkan Lagi Uji Coba

pencak-silat-pelatda-jateng-tc
BERLATIH: Sejumlah atlet pencak silat pelatda Jateng berlatih di tempat training camp (TC) kawasan Gajahan, Colomadu, beberapa waktu lalu. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*TC Pelatda Pencak Silat Pra-PON di Solo

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tim pelatda pencak silat Jateng masih memfokuskan diri untuk menjalani training camp (TC) di Solo. Tim yang diproyeksikan untuk menghadapi Pra-PON 2020 itu ditempa dalam peningkatan kemampuan fisik, teknik dan strategi bertanding.

‘’Konsentrasi saat ini pada pembenahan kemampuan individual, termasuk fisik mereka. Kami masih menyusun rencana untuk menggelar uji coba bagi mereka lagi, tapi belum kami tetapkan,’’ kata salah seorang pelatih pelatda Pra-PON pencak silat, Haris Nugroho, Selasa (8/10).

Tim berawak 21 atlet, termasuk sembilan pesilat dari Solo Raya itu sebelumnya menjalani try out di Yogyakarta, 29 September lalu. Mereka berlatih tanding melawan tim pelatnas SEA Games Filipina 2019 dan tim pelatda pencak silat Jabar. Namun berdasarkan evaluasi jajaran pelatih terhadap partai uji coba tersebut, belum menunjukkan yang memuaskan.

Beberapa atlet memang dinilai memperlihatkan perkembangan kemampuan. Tetapi performa sebagian lainnya masih terdapat kekuarangan, seperti fisik yang dianggap kurang bagus dan strategi bertanding yang kurang jitu.

Alternatif

Atas hasil yang belum memuaskan, jajaran pelatih merencanakan minimal sekali lagi latih tanding, sebelum tim itu bertarung pada Pra-PON di Jakarta pada 12-17 November mendatang. Jateng masuk dalam Wilayah III atau Grup C dalam perburuan tiket menuju PON Papua 2020 itu. Sapto Purnomo dkk bakal menghadapi rivalitas ketat melawan tim-tim Jatim, DKI Jakarta, Sulteng, Kalteng, Kalbar, Kalses, Sulsel, Gorontalo dan Kepulauan Riau.

‘’Tim-tim yang bertarung di Grup C, merupakan rival-rival berat. Karena itu, anak-anak harus benar-benar bertanding total agar merebut sebanyak-banyaknya tiket menuju PON Papua, nanti,’’ tambah pelatih lain pelatda Jateng, Indro Catur.

Dia juga menyebut latih tanding penting untuk mendongkrak mental bertarung Nadia Haq Umami dkk. Namun beberapa kendala, seperti keterbatasan dana dan semakin sempitnya sisa waktu persiapan juga mengadang.

‘’Mungkin salah satu alternatif untuk uji coba anak-anak, ya berlatih tanding lawan tim-tim di Jateng sendiri seperti Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) dan tim mahasiswa Jateng,’’ tutur Catur.

Para awak pelatda Pra-PON itu biasanya menjalani latihan teknik dan strategi duel di kawasan Gajahan, Colomadu. Tapi latihan fisik dilakukan di berbagai lokasi lain di Kota Solo.(Setyo Wiyono)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini