Tarkam Pedan Jadi Bekal Tim Voli Solo

tim-voli-putra-solo
BERLATIH: Sejumlah pemain tim voli putra yunior Solo berlatih di Gelanggang Pemuda Bung Karno kompleks Manahan, beberapa waktu lalu. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Jelang Duel Kejurprov Yunior Jateng

SOLO,suaramerdekasolo.com – Turnamen antarkampung atau tarkam bola voli yang digelar di Pedan, Klaten, menjadi salah satu bekal uji coba tim putra dan putri yunior Solo menjelang duel ke Banyumas, 13-17 Oktober nanti. Mental bertanding, strategi bertanding, serta kelemahan-kelemahan yang terjadi pada tarkam, jadi bahan evaluasi bagi tim yang akan bertanding pada Kejurprov Bola Voli Yunior Jateng 2019 itu.

‘’Tim putri kalah pada pertandingan awal tarkam. Sedangkan skuad putra terhenti pada semifinal, Selasa (8/10), setelah kalah 2-3 dari tim Kodam IV Diponegoro,’’ ungkap pelatih tim putra, Sutrisno Herlambang, Rabu (9/10).

Khusus tim putra, menurutnya kekompakan dan strategi bermain yang dilakukan Viko Zulfan Aditya dkk, cukup bagus. Serangan-serangan yang dilakukan juga variatif dan cukup tajam. Kendati demikian, beberapa kelemahan masih terlihat.

‘’Pertahanan anak-anak masih bolong-bolong. Blok terkadang masih mudah diterobos, pertahanan di sektor belakang juga kurang rapat. Ini jadi kelemahan,’’ ujarnya.

Recieved

Selain itu, recieved atau penerimaan bola pertama terkadang kurang bagus. Akibatnya, suplai bola untuk membangun serangan jadi kurang sempurna. Kelemahan-kelemahan yang masih terjadi itu segera dibenahi.

‘’Kami masih punya waktu sekali latihan, Kamis (10/10) sore, guna melakukan pembenahan tersebut,’’ tutur Sutrisno.

Kelemahan tim putri hampir sama. Pelatih Marwoto punya waktu lebih dari sekali pertemuan untuk lebih menyempurnakan permainan Sri Wahyuni dkk. Rencananya, kedua tim tersebut akan bertolak dari Solo menuju Banyumas, Minggu (13/10). Mereka ditargetkan menembus final pada Kejurprov Yunior itu.

Kendati demikian, Sutrisno mengaku belum mendapat informasi mengenai berapa tim putra dan berapa tim putri yang bakal bertarung. Karena itu, fokusnya lebih pada pemantapan persiapan tim sendiri.

‘’Kalau rival-rival berat biasanya dari Kebumen, Kota Semarang, Kudus, Purwodadi dan Wonogiri. Tapi kami belum tahu secara pasti, apakah daerah-daerah itu juga mengirimkan tim dalam kejurprov nanti,’’ tuturnya.(Setyo Wiyono)

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini