Tujuh Daerah Absen Ikuti Gerak Jalan 28 Km Boyolali

gerak-jalan-jateng
SEMANGAT: Salah satu tim nampak bersemangat dalam Lomba Gerak Jalan 28 K tingkat Jateng, Kamis (10/10).

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Regu Kabupaten Semarang berhasil menjadi juara Lomba Gerak Jalan 28 K ke-11 tingkat Jateng yang digelar di Boyolali, Kamis (10/10). Lomba diikuti 28 tim dari total 35 kabupaten/kota se-Jateng.

Lomba tersebut mengambil start dan finis di Alun- alun Kidul.  Setiap regu beranggota 9 orang ditambah satu orang sebagai cadangan. Lomba ini hanya khusus untuk regu putra. Dimana setiap regu bakal menempuh jalur sejauh 28 km. Dari Alun- alun Kidul, kemudian peserta melintasi jalur di kawasan Boyolali Kota. Jalur juga dipilih kawasan ikon Boyolali.

Seperti, monumen Susu Murni atau yang lebih dikenal patung susu tumpah.

Kemudian kawasan Simpang Siaga yang terdapat patung Arjuna Wijaya. Juga miniatur tiga menara serta miniatur Borobudur di Alun- alun Lor. Hal ini dimaksudkan agar para peserta lebih mengenal potensi wilayah Boyolali.

Baca : Kejutan di Forum untuk Fadilah Umar

Sebagai juara pertama,regu asal Kabupaten Semarang sekaligus meraih hadiah uang pembinaan sebesar Rp 12,5 juta. Disusul juara kedua dan ketiga adalah regu Kabupaten Rembang dan Blora dengan hadiah masing- masing sebesar Rp 10,5 juta dan Rp 7,5 juta. Kemudian juara harapan pertama hingga harapan tiga adalah Kota Salatiga, Kabupaten Pati dan Kabupaten Pekalongan. Ketiganya sekaligus meraih hadiah uang pembinaan masing- masing sebesar Rp 5 juta, Rp 3 juta dan Rp 1,5 juta.

Jalin Kebersamaan

Ditemui disela- sela lomba, panitia Agung Hariyadi yang juga Kabid Keolahragaan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng menyatakan, pihaknya menyambut positif semangat para peserta.

“Lomba ini diikuti 28 tim dan 7 kabupaten/kota absen karena sedang menyiapkan agenda di daerah masing- masing. Yang absen antara lain, Wonosobo, Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar,” katanya.  

Baca : 3.000 Warga Ikuti Senam Sehat Haornas

Ditambahkan, lomba gerak jalan dimaksudkan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Dimana nanti pelaksaaan hari Sumpah Pemuda ke-91 juga ada di Kabupaten Boyolali. Selain itu, juga bertujuan untuk menggelorakan semangat berolah raga di kalangan pemuda.

“Juga sebagai upaya mengenalkan potensi daerah. Lomba ini sekaligus untuk support bagi pemuda sebagai pesan bahwa pemuda harus menjalin kebersamaan.”  (Joko Murdowo)

Baca : Tiga Atlet Bulutangkis UNS Raih Medali di Pomnas 2019

Editor : Budi Sarmun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini