13 Negara Ikuti Olahraga Ekstrim di Karanganyar

kontes-bmx
FOTO ILUSTRASI/ayobandung.com

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Ratusan peserta penggemar olahraga ekstrim akan bersaing dalam kejuaraan terbuka di Alun-alun Karanganyar, 26-27 Oktober pekan depan di Alun-alun Karanganyar.  Olahraga yang mulai digemari kaum milenial itu merupakan salah satu upaya menarik kunjungan wisata ke Indonesia, khususnya di Karanganyar.

Negara peserta yang akan ikut berlomba antara lain Singapura, Malaysia, Taiwan, China, Kanada, dan beberapa lainnya. Mereka sudah mendaftar di Kemenpora, dan lombanya di Karanganyar.

‘’Kejuaraan terbuka ini yang punya gawe Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Pariwisata, karena itu tujuan utamanya untuk menarik wisatawan termasuk dari mancanegara,’’ kata Bupati Juliyatmono, usai rakor soal olahraga itu, Selasa.

Baca : 3.000 Warga Ikuti Senam Sehat Haornas

Pemkab Karanganyar hanya kebagian tempat dan membangun sarananya, antara lain skate board, BMX, basket freee style, sepakbola freee style, break dance, yang memang menjadi kegemaran kaum milenial.

Karena dinilai untuk membangun fasilitas itu juga sekaligus bisa digunakan kaum milenial Karanganyar, maka Pemkab menyanggupi. Sebab setelah digunakan untuk lomba internasional itu, maka fasilitas itu bisa dimanfaatkan untuk wisata kaum milenial Karanganyar.

Baca : Tim Solo Buka Kemenangan di Duel Perdana, Kejurprov Yunior Bola Voli Jateng

Karena itu tidak ada ruginya membangun fasilitas yang akan ditempatkan di Alun-alun itu. Saat ini alat untuk olahraga ekstrim itu tengah diselesaikan di Gondangrejo. Rekanan yang mengerjakan terpaksa ditunjuk karena dua kali dilelang gagal sehingga ditunjuk langsung, sebab tidak sembarang rekanan bisa mengerjakan sarana olahraga ekstrim itu.

Juliyatmono mengatakan, sudah beberapa kota menjadi penyelenggara olahraga tersebut dan semuanya sukses sehingga terakhir dielar di Karanganyar ini. Yang menarik, semuanya sukses menarik minat dan juga penonton yang membeludak. Karena itu ini merupakan bagian dari promosi wisata ke kaum milenial.(Joko DH)

Baca : Ketua KONI Jateng Puji Training of Trainer KONI Klaten

Editor : Budi Sarmun