Raih Enam Emas, Klaten Teratas di Panahan, Kejurprov NPCI Jateng 2019

panahan-kejurprov-npci-jateng
KONSENTRASI: Para atlet panahan berkonsentrasi membidik target pada Kejurprov National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng di Stadion Wujil, Rabu (16/10). (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tim panahan Klaten memimpin pengumpulan medali emas cabang panahan pada lomba hari pertama Kejurprov National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng 2019. Pada adu jitu di Stadion Wujil Kabupaten Ungaran, Rabu (16/10), tim tersebut mengemas enam medali emas sekaligus.

Sugiyo merebut dua medali emas sekaligus di ronde compound putra. Keduanya diraih pada lomba session pertama dan kedua. Kompatriotnya, Tutik Yumiarti juga merebut dua emas ronde compound putri pada session pertama dan kedua.

Sedangkan dua atlet Klaten lainnya, Sugri Priyono dan Bayu Nurochim masing-masing sekeping emas. Sugri merebut emas ronde nasional putra session pertama, serta Bayu meraih emas ronde nasional session kedua.

‘’Alhamdulillah, kami untuk sementara tim memimpin perolehan medali emas. Sekarang kami masih memburu medali tersebut pada lomba aduan. Mudah-mudahan target sepuluh medali emas dapat tercapai,’’ kata Ketua Umum NPCI Klaten, Sri Mulyo.

Wonosobo dan Solo

Sepuluh medali emas telah dikeluarkan panitia kejurprov panahan pada hari pertama adu ketepatan sasaran tersebut. Selain tim Klaten, dua medali emas diraih pemanah putri dari Wonosobo, Sumiyarti di ronde nasional session pertama dan kedua.

Sedangkan dua medali emas lainnya direbut atlet Solo, Supriyatno dari ronde recurve session pertama dan kedua. ‘’Saya bersyukur, dua medali emas sudah ada di tangan. Saya akan tetap berkonsentrasi untuk memburu sekeping emas lain pada nomor aduan, Kamis (17/10) nanti,’’ ujar dia.

Secara keseluruhan terdapat 15 medali emas yang diperebutkan pada ajang panahan. Sedangkan di cabang catur disabilitas yang juga digelar pada Kejurprov NPCI di waktu dan kawasan yang sama, memperebutkan enam medali emas.

Namun catur yang digelar di hall The Wujil Hotel Kabupaten Semarang, pada hari pertama baru menyelesaikan tiga babak. Rencananya, tiga babak lainnya akan diselesaikan pada hari kedua, Kamis (17/10), hingga diperoleh para juaranya.

‘’Kami menurunkan delapan atlet, sebagian besar pecatur pemula. Kami bidik dua medali emas dari cabang catur,’’ kata Ketua Umum NPCI Solo, Bangun Sugito.(Setyo Wiyono)

Editor : Budi Sarmun