Catur Merata, Panahan Didominasi Klaten di Ajang Kejurprov NPCI

Kejurprov-Panahan-NPCI-Jateng
ADU STRATEGI: Pecatur tuna netra beradu strategi pada Kejurprov National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng di Hall The Wujil Hotel Kabupaten Semarang, Kamis (17/10).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com– Tim panahan Klaten memenuhi janji merebut gelar juara umum panahan pada Kejurprov National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng 2019 di Stadion Wujil Kabupaten Semarang yang berakhir, Kamis (17/10) sore.

Tim itu merebut delapan medali emas, enam perak dan satu perunggu. Total terdapat 15 emas yang diperebutkan dalam ajang adu jitu yang diikuti 24 atlet dari berbagai NPCI kota/kabupaten se-Jateng tersebut.

‘’Kami bersyukur meraih gelar juara umum di panahan, meski target sepuluh emas tidak tercapai. Dua bidikan gagal, terutama di kelompok putri,’’ kata Ketua Umum NPCI Klaten, Sri Mulyo.

Sugiyo meraih tiga medali emas sekaligus bagi Klaten. Emas itu disabet dari ronde compound sesi satu dan dua, serta compound aduan. Atlet putri tim itu, Tutik Yumiati merebut dua emas dari compound sesi satu dan dua. Tiga emas lain tim Klaten masing-masing digenggam Sugi Priyono dari ronde nasional putra sesi satu dan Bayu Nurochim di ronde nasional sesi dua dan Kasim di ronde nasional aduan.

Baca: Raih Enam Emas, Klaten Teratas di Panahan, Kejurprov NPCI Jateng 2019

Catur

Peringkat kedua pengumpulan emas ditempati Wonosobo, setelah atletnya Sumiarti meraih tiga emas dari ronde nasional sesi satu dan dua, serta ronde nasional aduan. Urutan ketiga diduduki tuan rumah Kabupaten Semarang dengan sekeping emas, empat perak dan satu perunggu. Peraih emas tim tuan rumah adalah Walimah di ronde compound putri aduan

Kejurprov-Panahan-NPCI-Jateng2
KONSENTRASI: Sejumlah atlet panahan disabilitas berkonsentrasi membidik target pada Kejurprov NPCI Jateng di Stadion Wujil Kabupaten Semarang, Kamis (17/10).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)


Tiga medali emas lain dibagi rata, tim panahan Solo, Grobogan dan Sragen. Satu-satunya atlet Solo, Supriyatno merebut sekeping emas dari ronde recurve sesi satu, serta perak recurve sesi dua dan recurve aduan. Emas lain direbut Sutrisno (Grobogan) dari recurve sesi dua, serta Haryanto (Sragen) dari recurve aduan.

Sementara itu empat medali emas pada cabang catur Kejurprov NPCI yang digelar di Hall The Wujil Hotel Kabupaten Ungaran, dibagi rata. Juara catur tuna netra adalah Sugiyanto dari Cilacap. Tim itu sekaligus menempati urutan puncak pengumpulan medali, karena atletnya Dedi Hartanto juga meraih perak.

Selanjutnya pecatur Pati Syaiful Annas meraih juara kategori tuna rungu wicara, atlet Kota Semarang Abdul Latif meraih emas tuna daksa putra, serta atlet Sragen Sri Yanti merebut emas tuna daksa putri. ‘’Persaingan di arena catur yang diikuti 60 peserta memang ketat, sehingga tak ada tim yang dominan,’’ kata koordinator panitia catur, Yazid Al Johani.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun