Sepak Bola CP Perbanyak Teknik dan Games Sebelum Try Out

pelatnas-sepak-bola-cp-npci
GAMES: Sejumlah awak tim pelatnas sepak bola CB menjalani latihan dalam games di lapangan Baturan, Colomadu, beberapa waktu lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Berencana Training Camp ke Korea

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tim pelatnas sepak bola celebral palsy (CP) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) bakal memperbanyak teknik permainan dan games guna meningkatkan performanya. Pelatih Anshar Ahmad juga merancang beberapa laga uji coba guna menerapkan latihan strategi, serta evaluasi skuad yang diproyeksikan ke ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019.

‘’Pekan ini, anak-anak akan kami coba lagi melawan tim sekolah sepak bola (SSB) U14-15. Kalau bisa, kami minta tim Kelas Khusus Olahraga (KKO) Solo untuk jadi lawan, biar anak-anak banyak mendapat tekanan,’’ kata Anshar, Minggu (20/10).

Tim berawak 13 atlet,termasuk pemain asal Solo Adi Joko Saputro dan pemain Wonogiri, Timin itu, menjalani pelatnas di Solo, sejak awal Mei silam. Mereka biasa berlatih teknik dan olah bola di lapangan Baturan, Colomadu. Namun penempaan fisik dilakukan di berbagai tempat di Kota Bengawan.

‘’Kami sejak melakukan penjajagan dengan tim KKO Solo dan beberapa SSB, sebagai lawan latih tanding. Namun belum ada kepastian jadwal,’’ tutur Anshar.

Rencana ke Korea

Tim yang juga dipoles asisten pelatih Afif Bayu dan personel pendukung Pomo Warih Adi tersebut, sempat dijadwalkan melakoni try out ke Yordania, awal Oktober lalu. Namun try out yang awalnya dipadukan sekaligus mengikuti turnamen sepak bola CP dalam sistem ‘’7 a side football’’ tersebut, urung dilakukan, karena turnamen batal digelar.

‘’Karena itu, manajer kemudian berkoordinasi dengan pengurus NPCI Pusat guna mencari pengganti try out. Rencananya, dialihkan ke Korea sekaligus dengan model trining camp di sana. Mungkin pada November nanti,’’ ungkap Anshar.

Try out ke negara lain dipandang penting, sebagai ajang meningkatkan jam terbang dan pengalaman para pemain. Selain itu, tak mudah mencari lawan sesama tim sepak bola CP di Tanah Air. Selama ini, Amin Rosyid dkk hanya sekali menghadapi sesama tim difabel, yakni ketika berlatih tanding versus tim sepak bola CP Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu.

‘’Selebihnya, anak-anak berlatih tanding lawan tim SSB U14-15, namun menggunakan ukuran lapangan 70×50 meter dan sesuai regulasi di ‘7 a side football’,’’ jelas mantan pemain Arseto Solo tersebut.(Setyo Wiyono)

Simak: Turnamen Batal Digelar, Sepak Bola CP Urung ke Yordania

Simak Juga: Wow…Debutan, Indonesia Raih Emas di Australia

Editor: Budi Sarmun