Asah Performa, Pembalap Solo Siap Adu Kebut Ke Purworejo

Pembalap-Solo-Asah-Performa
TANJAKAN: Sejumlah pembalap Solo dan PPLP balap sepeda Jateng menjalani latihan bersama di jalur tanjakan kawasan Karanganyar, akhir pekan lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Atlet PPLOP Jateng Bakal Turun di CCI

SOLO,suaramerdekasolo.com – Para pembalap sepeda Solo kini terus mematangkan performanya guna bersaing menuju Purworejo. Mereka akan beradu kecepatan dalam kejuaraan terbuka Customs Cycling Indonesia (CCI) seri 2/2019 yang akan digelar pada Jumat-Minggu (25-27/10).

‘’Dua pembalap Solo yang disiapkan turun yakni Shindu Ardiyanto dan Annisa Destein Cindy Qiawati. Keduanya akan bersaing di kelompok yunior,’’ kata pelatih Pengkot Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Solo, Agus Sadiyanto, Rabu (23/10).

Tak hanya mereka. Atlet-atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) balap sepeda Jateng yang bermarkas di kawasan Punggawan, Solo, juga bersiap turun. Mereka yang berasal dari beberapa daerah siap bersaing pada ajang yang biasanya juga diikuti sejumlah pembalap asing tersebut.

Selain Shindu, atlet lain PPLOP adalah Rifyal Nurhasifa (Klaten), Muhammad Hanif (Pekalongan), Bagus Abel Tasman (Cilacap) dan Farhan Hilal Cipta (Tegal). Mereka juga digembleng Agus Sadiyanto yang juga merupakan pelatih PPLOP balap sepeda Jateng.

Baca: Atlet Paracycling akan Jalani Tes Kekuatan Dengan Ergo Statis

Berbagai Jalur

Berbagai jalur jalan raya menjadi lintasan latihan para atlet yang saat ini seluruhnya masih berstatus sebagai pelajar SMA tersebut. Sabtu (19/10) lalu, misalnya, para pembalap diberi materi tanjakan Solo-Mojogedang-Karangpandang dan Tawangmangu. Lalu, Minggu (20/10), mereka menempuh jalur realtif pendek, Solo-Janti-Musuk(Boyolali).

Sedangkan pada Senin (21/10), jalur rolling dengan rute agak panjang diterapkan dalam latihan. Shindu dkk diasah melalui ruto Solo-Wonogiri-Pracimantoro pergi-pulang. Selanjutnya Selasa (22/10), para atlet menjalani recovery di jalur yang relatif pendek, Solo-Penggung-Karanganom (Klaten) dan Pengging (Boyolali).

‘’Hari ini, Rabu (23/10), anak-anak menempuh jalur rolling dan tanjakan yang lebih berat yaitu Solo-Wonogiri-Ngadirojo-Karanganyar-Solo,’’ tutur Agus.

Program dan materi latihan yang telah dilakoni para atlet tersebut diharapkan bisa menjadi bekal mereka untuk merebut papan atas pada balapan nanti. Ajang adu kebut di Purworejo itu rencananya menggelar tiga nomor, yakni individual time trial (ITT), kriterium dan individual road race (IRR).(D11)

Simak: Pembalap Putri Boyolali Geser ke Triathlon

Baca Juga: Joss…Karateka KKO Solo Genggam Emas di Luksemburg

Editor: Budi Sarmun