Jateng Targetkan Gelar Juara Umum Kejurnas NPCI

Jateng-targetkan-gelar-juara-umum
PERLENGKAPAN: Sejumlah ofisial dan atlet Jateng mengambil perlengkapan tim dari pengurus NPCI Jateng yang akan digunakan pada Kejurnas NPCI 2019 di Solo, Rabu (23/10).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tim Jateng menargetkan gelar juara umum Kejurnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) 2019 yang diselenggarakan di Solo, Rabu-Minggu (23-27/10). Tim tuan rumah tersebut menurunkan 121 atlet pada ajang yang menggelar enam cabang olahraga disabilitas sekaligus itu.

‘’Kami berusaha meraih gelar juara umum di seluruh cabang. Seluruh atlet sudah siap tempur, baik atlet yang menghuni pelatnas maupun nonpelatnas,’’ kata Sekretaris NPCI Jateng, Priyano, Rabu (23/10).

Atletik dan renang diperhitungkan menjadi lumbung perburuan emas dalam ajang tersebut. Priyano yang juga tercatat sebagai atlet pelatnas menyebutkan, selama ini persaing terberat Jateng di cabang atletik adalah Jabar dan Sumatera Utara (Sumut). Namun kedua kontingen itu diperkirakan tidak menurunkan kekuatan penuh.

‘’Informasi yang saya dengar, Jabar hanya menurunkan atlet-atletnya di pelatnas yang selama ini menjalani training camp (TC) di Solo. Sumut juga tidak mengirimkan seluruh kekuatannya. Jadi kami berharap bisa ambil banyak emas di atletik,’’ tutur pria yang juga atlet nomor-nomor lempar di atletik itu.

Simak: Atletik Siapkan 140 Medali Emas, Renang 44 Keping

25 Atlet

Sedangkan di cabang renang, selama ini peta kekuatan besar di lingkup NPCI juga berada di Jateng. Memang ada beberapa atlet andalan dari berbagai provinsi di pelatnas, seperti Riau dan Papua, tetapi jumlah mereka tidak banyak.

‘’Ada 25 perenang Jateng yang diturunkan, tujuh di antaranya pelatnas. Tapi atlet pelatnas cuma bisa turun di satu nomor. Perkiraan, kami bisa ambil 10 medali emas,’’ kata perenang senior kelas S6 Agus Ngaimin.

Selain atletik dan renang, empat cabang disabilitas lain yang digelar pada pelatnas itu adalah angkat berat, boccia, tenis meja dan basket 3 on 3. Pelatih angkat berat Jateng, Yanu Tri Wibowo memperhitungkan tim Jabar sebagai pesaing terberat.
‘’Bidikan kami, empat medali emas. Meski atlet andalah Siti Mahmudah tak bisa turun karena sedang hamil,’’ tutur Yanu.

Ketua Umum NPCI Jateng Osrita Muslim lebih mendorong penampilan para atletnya agar maksimal di kejurnas nanti. ‘’Kalau para atlet tampil maksimal, Insya Allah hasilnya nanti juga akan bagus,’’ tandas dia.(Setyo Wiyono)

Baca:Kejurnas NPCI, Ratusan Atlet Bakal Bersaing di Solo

Editor: Budi Sarmun