Kalah di Empat Audisi, Chelsea Pantang Menyerah

chelsea2
PANTANG MENYERAH : Chelsea Marvelyn Istanto pantang menyerah, meski sudah empat kali gagal di Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Pantang menyerah. Kalimat itu pas untuk menggambarkan perjuangan Chelsea Marvelyn Istanto.
Chelsea adalah satu-satunya peserta dari Papua, yang mengikuti audisi Solo Raya (Karanganyar).

Salah satu peserta Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 yang digelar di GOR RM Said Karanganyar, 27-29 Oktober ini, sudah empat kali gagal dalam audisi.
Di Karanganyar, yang merupakan audisi keempat yang diikuti, gadis asal Merauke ini kalah di babak penyisihan dari lawannya, Keyzia Lirna Virna Rosita Dewi asal Ngawi dengan skor 23-25 dan 9-21.

Sebelumnya, di audisi Purwokerto dan Surabaya, langkahnya juga terhenti di babak penyisihan. Sedangkan di audisi Manado pada 2018, Chelsea terhenti di babak semifinal.

Baca : Lilyana : Banyak Pebulutangkis Muda yang Potensial

“Selama ikut audisi, paling tinggi masuk sampai semifinal,” kata siswa kelas VII SMP Jhon 23 Merauke ini, usai pertandingan, Senin (28/10).

Kekalahan empat kali, belum membuat Chelsea menyerah. Anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Petrus Istanto-Mei Siang ini masih ingin mengikuti audisi seri kelima di Kudus, 17-19 November mendatang.

Chelsea masih berharap bisa merebut Super Tiket di Kudus, sebagai syarat untuk maju ke final audisi pada 20-22 November.

Dia masih memelihara asa, bahwa dirinya layak mendapatkan beasiswa PB Djarum dan ditempa menjadi atlet badminton profesional di klub yang telah melahirkan sejumlah legenda bulutangkis Indonesia itu.

Chelsea mengaku berlatih bulutangkis sejak kelas IV SD. “Awalnya ikut Papa main badminton. Terus diikutkan ke Klub Ibik di Merauke. Tahun lalu ikut audisi di Manado, kalah. Tahun ini ikut lagi, sudah empat audisi, belum berhasil. Rencana mau ikut audisi lagi di Kudus,” tuturnya.

Baca : 48 Peserta Lolos Babak Penyisihan, Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019

Keinginan gadis yang mengidolakan Lilyana Natsir untuk masuk PB Djarum didasari cita-cita untuk bisa mengharumkan nama Indonesia lewat bulutangkis.
“Sebelum ikut ke Kudus, nanti balik dulu ke Surabaya, di rumah keluarga. Berlatih dulu, sembari menunggu audisi di Kudus,” ujarnya.

Bagaimana kalau misalnya di Kudus nanti belum juga berhasil? Chelsea mengaku, tidak akan patah semangat. Dia akan kembali tekun berlatih, sembari mencari peluang untuk bisa masuk ke klub yang akan membentuknya menjadi atlet profesional.
“Tetap bermain bulutangkis. Tidak akan pindah ke olahraga lain. Badminton itu seru,” ujarnya. (Irfan Salafudin)

Baca : 289 Pebulutangkis Lolos Tahap Screening

Editor : Budi Sarmun