Pembalap PPLOP Jateng Raih Podium Dua Individual Road Race

Pembalap PPLOP Raih Podium Dua
BERLATIH: Sejumlah pembalap PPLOP Jateng dan atlet Solo berlatih bersama jalur tanjakan kawasan Karanganyar.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Adu Kebut CCI Seri 2 di Purworejo

SOLO,suaramerdekasolo.com – Atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Balap Sepeda Jateng yang bermarkas di Solo, merebut medali perak individual road race (IRR) yang digelar di Purworejo, Sabtu (26/10). Muhammad Hanif naik ke podium kedua pada lomba Customs Cycling Indonesia (CCI) Seri 30/2019 itu, setelah menyelesaikan balapan dalam jarak 75,7 kilometer dengan catatan waktu satu jam 43,12 menit (1:43.12). Dia bersaing di kelompok yunior putra.

‘’Hingga mencapai finish, sejumlah pembalap saling berhimpitan untuk meraih tempat terdepan. Alhamdulillah, Hanif berada di urutan kedua,’’ kata pelatih tim PPLOP Balap Sepeda Jateng, Agus Sadiyanto, Selasa (29/10).

Gelar juara nomor itu disabet pembalap Puslatda Jatim, Dika Alif Dhentaka, sementara urutan ketiga ditempati Muhammad Herlangga dari tim Peloton Perjuangan-ISSI Tangerang. Para pembalap lain PPLOP Jateng, seperti Rifyal Nur Hasyifa, Shindu Ardiyanto dan Bagus Abel Tasman, terlempar dari peringkat sepuluh besar dalam adu kebut di nomor tersebut.

Baca: Asah Performa, Pembalap Solo Siap Adu Kebut Ke Purworejo

ITT dan Kriterium

Ajang CCI Series tidak hanya menggelar IRR. Pada lomba yang lebih ditujukan pada atlet-atlet pemula dan yunior itu, panitia juga memperlombakan nomor individual time trial (ITT) dan kriterium. Namun pada dua nomor lainnya, para pembalap pelajar yang berstudi di Kota Bengawan tersebut tak mampu menyodok ke urutan lima besar.

Di arena ITT yunior putra, Hanif yang menempati urutan tertinggi di antara rekan-rekannya, hanya menempati peringkat 13. Sedangkan di nomor kriterium, dia berada di urutan sembilan dengan dua poin.

Sementara itu pembalap putri Solo, Annisa Destein Cindy Qiawati berada di urutan sepuluh IRR yunior putri. Pelajar SMAN 7 Surakarta tersebut gagal menembus lima besar, seperti yang dia raih pada CCI seri sebelumnya di Gunungkidul.

‘’Cindy jatuh saat road race, sehingga dia gagal menyodok ke lima besar. Sepertinya tidak kurang konsentrasi saat lomba, sehingga pada CCI kali ini gagal naik podium,’’ tutur Agus yang juga pelatih Pengkot Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Solo.(Setyo Wiyono)

Simak: Pembalap Putri Boyolali Geser ke Triathlon

Simak Juga: Tingkatkan Kemampuan, 35 Pelatih Atletik Ikuti Pelatihan Level Madya

Editor: Budi Sarmun