Fencer Solo Raih Sembilan Tiket Menuju PON Papua 2020

PON Papua PON 2020 Fencer Atlet Anggar Ikasi
INSTRUKSI: Salah seorang atlet anggar Solo mendengarkan instruksi dari pelatih Hendra Faradilah di sela-sela pertandingan Pra-PON di Semarang.(suaramerdekasolo.com/dok Ikasi)

*Memperkuat Tim Anggar Jateng

SOLO,suaramerdekasolo.com – Para atlet anggar atau fencer Solo meraih sembilan tiket bagi tim Jateng untuk menuju PON Papua 2020. Mereka tidak hanya atlet-atlet senior, namun juga fencer pelajar yang masih berstatus sebagai siswa Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMPN 1 Surakarta.

‘’Memang perkembangan performa para atlet muda yang masih duduk di bangku SMP itu sangat bagus, sehingga mampu menembus pertarungan perebutan tiket menuju PON 2020. Hal tersebut tentu sangat membanggakan,’’ kata pelatih tim anggar Jateng Hendra Faradilah, Rabu (30/10).

Pria yang juga Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengkot Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Solo itu mengungkapkan, kedua pelajar KKO yang sukses menyumbang tiket bagi Jateng tersebut adalah Putri Faradilah dan Tasya Allisya Sukarno Putri. Keduanya, bersama atlet Batang, Dessi Megarani, meraih medali perunggu di nomor floret beregu putri.

‘’Tiga atlet Solo, Dinda Dwi Ariyanti, Adira Kurniawati dan Agustin Dwi Damayanti, bahkan meraih perak nomor sabel beregu putri, sehingga juga lolos ke PON mendatang,’’ tutur Hendra.

Simak: 16 Super Tiket Pilihan Diberikan, 28 Pebulutangkis Melaju ke Final Audisi

Total 18 Atlet

Selain di kategori beregu, Dinda Dwi Ariyanti juga merebut perunggu nomor sabel perorangan putri. Lalu, rekan sekotanya, Yulian Muhammad Adhitama (bersama Indra Agus Setiawan/Kudus dan Angga Maulana/Kendal) menggenggam perunggu sabel perorangan putra.

Dua fencer lain Solo, Yusuf Aprilian dan Hasyim Ashdham (bersama Saeful Rohman/Kendal), menempati peringkat empat nomor floret beregu putra. ‘’Para atlet yang telah lolos pra-PON itu selanjutnya terus digembleng, karena sasaran utama kami merebut medali sebanyak-banyaknya di PON mendatang,’’ tandas Hendra yang juga pelatih tim UTP Fencing Club Surakarta.

Menurutnya, tim Jateng menurunkan total 18 atlet pada ajang prakualifikasi yang diselenggarakan di Semarang, 10-14 Oktober lalu. Delapan di antara para fencer tersebut berasal dari Kota Bengawan, termasuk dua pelajar KKO.

Sementara sepuluh atlet lainnya dari berbagai daerah di Jateng. Yakni tiga atlet dari Kendal, tiga atlet dari Kabupaten Semarang, dua atlet asal Batang, serta masing-masing seorang dari Kota Semarang dan Kudus.(D11)

Baca: Pembalap PPLOP Jateng Raih Podium Dua Individual Road Race

Baca Juga: Tingkatkan Kemampuan, 35 Pelatih Atletik Ikuti Pelatihan Level Madya

Editor: Budi Sarmun