Jelang Popnas, Dua Karateka Solo Jalani Training Camp di Semarang

karate forki kelas khusus olahraga medali emas
TENDANGAN: Karateka Luvena Milano Setyaka melepaskan tendangan ke arah lawannya pada Popda SMP eks Karesidenan Surakarta di Gelanggang Pemuda Bung Karno kompleks Manahan Solo.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Bersiap Memburu Medali Emas di Jakarta

SOLO,suaramerdekasolo.com – Dua karateka pelajar Solo memperkuat tim Jateng pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019. Keduanya, Rizal Eka Wikanda dan Luvena Milano Setyaka, tengah menjalani training camp (TC) di kompleks Stadion Jatidiri Semarang.

‘’Keduanya bersiap bertarung guna melakukan perburuan medali emas Popnas yang rencananya diselenggarakan di Jakarta, 14-16 November mendatang,’’ kata pelatih Pengkot Federasi Olaharaga Karatedo Indonesia (Forki) Solo, Agus Muzamil, Kamis (31/10).

Rizal yang duduk di bangku kelas tiga SMAN 6 Surakarta, diplot bertarung di arena kumite kelas -76 kg putra. Biasanya, atlet pelajar yang menjadi juara kelas yang sama pada Popda Jateng beberapa waktu lalu itu, digembleng di dojo Forki Kota Bengawan. Terakhir, Rizal meraih medali perak pada kejuaraan nasional karate Piala Panglima di Jakarta, 14-16 September lalu.

‘’Target saya, dia bisa meraih medali emas dalam pertarungan di Jakarta nanti. Mudah-mudahan target tersebut terpenuhi. Sebab pada arena serupa tahun lalu, dia meraih medali perunggu,’’ ungkap Agus.

Simak: Joss…Karateka KKO Solo Genggam Emas di Luksemburg

Tiga Besar

Sementara itu Luvena Milano Setyaka ditargetkan menembus peringkat tiga besar, sehingga dapat pulang dengan tetap membawa medali. Siswa kelas tiga Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMPN 1 Surakarta itu memang cukup matang dalam pertarungan di kelasnya, kumite -42 kg putri dan tataran usianya.

‘’Namun di ajang Popnas kelas pertarungannya terbuka, pelajar SMP dan SMA bertarung pada kelas yang sama. Nah masalahnya, lawan-lawan Luvena yang berusia SMA cukup banyak. Maka kalau bisa menembus tiga besar saja, dia sudah bagus,’’ tutur Agus yang juga pelatih karate KKO SMPN 1 Surakarta.

Prestasi Luvena sebenarnya cukup cemerlang. Dia menjuarai Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) mulai tingkat Kota Solo, Jateng hingga level nasional, tahun ini. Atas keberhasilannya itu, Luvena masuk dalam tim pelajar SMP Indonesia dan turut bertarung dalam kejuaraan internasional karate di Luksemburg, 19-20 Oktober lalu.

Hasilnya, dia merebut medali emas kumite dan perak kategori kata atau seni di kelompok umur 14 tahun ((U14) pada kejuaraan bertajuk Karate Coupe Internationale De Kayl Luxembourg 2019 itu.(Setyo Wiyono)

Baca: Fencer Solo Raih Sembilan Tiket Menuju PON Papua 2020

Baca Juga: Wow…Debutan, Indonesia Raih Emas di Australia

Editor: Budi Sarmun