KONI Klaten Bangun Fitness Centre

fitnes-center-klaten
FITNESS CENTRE : Sejumlah pekerja sedang mengerjakan pembangunan Fitness Centre di komplek KONI Klaten, Jonggrangan, Klaten Utara, Klaten.(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

KLATEN,suaramerdekasolo.comKONI Kabupaten Klaten sedang membangun fitness centre di komplek kantor KONI di Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, Klaten. Pembangunan pusat kebugaran itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kondisi fisik dan stamina atlet untuk persiapan Porprov 2022.

Pembangunan bangunan berlantai dua di sisi barat komplek KONI itu dimulai sejak Senin (28/10) lalu, dengan mengerukan fondasi bangunan. Sejumlah pekerja tampak hilir mudik menyiapkan semua perlengkapan untuk penempatan tulangan beton.
“KONI sedang membangun fitness centre sebagai upaya membentuk fisik atlet agar semakin bugar, sehingga saat Porprov 2022 mendatang semua atlet sedang dalam kondisi puncak untuk meraih kemenangan bagi Klaten,” kata Ketua KONI Klaten, Parwanto, Jumat (1/11).

Fitness Centre akan menempati lahan tribun lapangan panahan seluas 7 x 32 meter. Nantinya, bangunan tribun akan dipertahankan di lantai I hanya dipercantik saja. Sedangkan Fitness Centre akan menempati areal di lantai II. Lantai II akan dibangun seperti los memanjang untuk menempatkan perangkat latihan, dilengkapi dengan kamar mandi dan ruang ganti.

Fondasi yang digali berada di luar bangunan tribun panahan milik Pemkab Klaten. Rencananya, setelah tiang beton dicor, maka akan dilakukan pengecoran lantai atas. Atap bangunan bawah akan disesuaikan dengan lantai beton. Namun struktur utama bangunan bawah akan dipertahankan.

Baca : Training of Trainer KONI Klaten Diikuti 30 Pelatih

“KONI sudah membentuk kepanitiaan pembangunan fitness centre yang diketuai Wakil Ketua I KONI Klaten Suyanto. Mereka yang akan melakukan pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan bisa selesai akhir Desember 2019,” tegas Parwanto.

Nantinya, setelah ada fitness centre yang dilengkapi fasilitas latihan sesyai kebutuhan, maka semua cabang olahraga yang membutuhkan sarana peningkatan fisik dan kebugaran bisa memanfaatkan fitness centre KONI. Agar tidak bertubrukan, maka akan dilakukan penjadwalan. Dengan itu, akan ada penghematan anggaran untuk sewa gym.

Menurut Ketua Panitia Pembangunan, Suyanto, pembangunan fitness centre merupakan keputusan rapat pleno KONI Klaten karena adanya kebutuhan sarana latihan kebugaran. Selama ini, atlet cabang olahraga terpaksa menyewa gym untuk berlatih. Dengan memiliki futness centre sendiri, dharapkan latihan fisik lebih rutin.

Baca : Sertifikasi Pelatih Koni Klaten, Pelatih Harus Mampu Susun Program Terukur

Berdasarkan tes kebugaran atlet menjelang Porprov 2018 silam, ternyata masih banyak atlet yang kurang bugar. Untuk mendongkrak performa atlet, maka KONI memutuskan untuk membangun pusat kebugaran sendiri. Semua cabang olahraga bisa memanfaatkan fasilitas tersebut secara bertanggung jawab.

Dewan Penasehat KONI Otto Saksono menambahkan, pembangunan fitness centre merupakan kebutuhan. Kebetulan beberapa pengurus KONI mempunyai kompetensi untuk mengarahkan latihan fisik berdasarkan sport sains agar hasil latihan bisa sesuai tujuan.

“Setiap cabang olahraga membutuhkan latihan fisik yang berbeda, jadi akan diarahkan sesuai kebutuhan. Misalnya pelari akan berbeda kebutuhan latihan fisiknya dengan atlet panahan. Diharapkan, dengan peningkatan kebugaran atlet, maka prestasi olahraganya juga akan semakin meningkat,” kata Jaka Sunardi, salah satu pengurus KONI.(Merawati Sunantri)

Baca Ketua KONI Jateng Puji Training of Trainer KONI Klaten

Editor : Budi Sarmun