Tara dan Kaka Tumpuan Buru Emas Renang

Renang NPCI
MELAJU: Perenang pelajar SMAN 4 Surakarta Tara Athaya melaju di kolam renang Tirtomoyo Manahan, pada Kejurnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) 2019 di Solo.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Pelajar Solo Bersiap ke Pepapernas 2019

SOLO,suaramerdekasolo.comPerenang pelajar Solo yang tergabung dalam tim Jateng, bersiap memburu medali emas di arena Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Pepapernas) di Jakarta, mulai Rabu (6/11) hingga sepekan berikutnya. Mereka menjadi bagian tumpuan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng guna mengumpulkan simbol-simbol juara.

Tara Athaya yang kini belajar di SMAN 4 Surakarta dan Erika ‘’Kaka’’ Kurnia Sari (SMAN 8 Surakarta), ditargetkan menggenggam medali emas pada pesta olahraga disabilitas pelajar se-Tanah Air itu. ‘’Kemampuan keduanya menjadi andalan. Tara bahkan baru saja memecahkan tiga rekor nasional. Bersama tujuh perenang lainnya, keduanya menjalani training camp (TC) di Solo sejak Oktober lalu,’’ kata salah seorang pelatih tim renang NPCI Jateng, Mustafa Ali Khoriri, Senin (4/11).

Pada Kejurnas NPCI 2019 yang digelar di kolam renang Manahan Solo, 23-27 Oktober lalu, Tara meraih tiga emas sekaligus mencatatkan tiga rekor nasional baru di klasifikasi disabilitas S12.

Baca: Diskusikan Pengelolaan Olahraga, KONI Kabupaten Tegal Ke Solo

Catatan Waktu

Dia mencatatkan waktu satu menit 48,94 detik (1,48.94) di nomor 100 meter gaya dada (rekornas sebelumnya 2,04.70). Pada nomor 100 meter gaya bebas, dia finish dalam waktu 1,14.98 (rekornas sebelumnya 1,31.27). Lalu di lintasan 50 meter gaya bebas, Tara mencetak waktu 0,32.54 (rekornas sebelumnya 0,43.79).

‘’Erika juga punya performa bagus di nomor 50 dan 100 meter gaya bebas, serta 100 meter gaya dada pada klasifikasi S11. Tara dan Erika sama-sama berstatus atlet program jangka panjang (PJP) NPCI Jateng,’’ ungkap Ali.

Berdasarkan informasi yang dia terima, panitia Pepapernas menyiapkan 44 nomor lomba pada multievent tersebut. Namun nomor yang dilombakan itu bisa berkurang, jika ternyata peserta dalam setiap nomor kurang memenuhi batas minimal. Kepastian medali emas yang diperebutkan baru diketahui saat technical meeting.

‘’Kami mengincar minimal enam medali emas pada Pepapernas nanti. Mudah-mudahan target itu bisa terlampaui. Sebab, tim-tim lain tentu juga menurunkan atlet terbaiknya untuk memburu gelar juara,’’ ujar Ali.(Setyo Wiyono)

Simak:Empat Pebola Voli Solo Perkuat Tim Jateng

Simak Juga: Jelang Popnas, Dua Karateka Solo Jalani Training Camp di Semarang

Editor: Budi Sarmun