Diadang Lintasan Gravel, Atletik Bidik Tujuh Emas di Jakarta

pelepasan kontingen peparpenas Jateng 2019
DISALAMI: Atlet pelajar renang NPCI Jateng Pria Wibawa disalami Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen didampingi Kepala Disporapar Sinoeng N Rachmadi, saat pelepasan tim Peparpenas Jateng di Gradhika Bhakti Praja Semarang, Rabu (6/11).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Tim Peparpenas Jateng Dilepas Wagub

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tujuh medali emas dibidik tim atletik National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng pada gelaran Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) 2019. Perburuan tersebut hampir seluruhnya dirancang pada nomor-nomor lari sprint dari berbagai klasifikasi disabilitas, pada ajang yang digelar di Jakarta, Kamis-Rabu (7-13/11).

‘’Kalkulasi kami, tujuh medali emas dapat diraih anak-anak. Sebab ada seorang atlet yang diprediksi bisa merebut dua hingga tiga emas,’’ kata pelatih atletik tim Peparpenas Jateng, Robby Suryo Bitono.

Salah seorang atlet yang menjadi tumpuan adalah pelajar asal Solo, Zalwa Devaningtyas yang diplot turun di lintasan lari 100 meter, 200 meter dan lompat jauh, pada klasifikasi disabilitas T20. Selain itu Iqbal Rizky Pratama dan Yunika Anak Tasya di lintasan sprint 100 meter dan 200 meter putra-putri. Keduanya termasuk klasifikasi T37.

‘’Persoalan yang bisa mengadang adalah jenis lintasan larinya. Atletik yang digelar di GOR Kuningan, lintasannya masih berupa gravel, bukan tartan. Padahal, anak-anak selama ini berlatih di tartan,’’ ungkap Robby.

Baca: Atlet Pelajar NPCI Memburu 18 Emas pada Peparpenas 2019

Empat Cabang

Wakil Ketua NPCI Jateng Bangun Sugito mengingatkan agar tim tersebut membawa sepatu sprint yang dilengkapi paku lebih panjang di telapak bawahnya. Hal itu guna mengurangi licinnya lintasan yang permukaannya dilapisi tanah merah tersebut.

‘’Kalau di lintasan tartan, biasanya sepatu berpaku pendek. Tapi kalau paku pendek dipakai di gravel kan cukup licin,’’ ujarnya.

Tim Peparpenas Jateng yang telah menjalani training camp (TC) di Solo sejak sekitar sebulan lalu itu, berawak total 20 atlet. Mereka bakal memburu emas di empat cabang, yakni atletik, renang, boccia dan bulutangkis.

Para atlet pelajar tersebut bersama ofisial dan sejumlah pengurus, dilepas Wakil Gubernur (Wagub) Taj Yasin Maimoen di Gedung Gradhika Bakti Praja Semarang. Turut dilepas pada acara itu adalah kontingen Jateng untuk Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), serta tim Jateng untuk Pornas Korpri.

‘’Semoga seluruh kontingen meraih hasil terbaik, termasuk tim teman-teman difabel bisa mempertahankan gelar juara umum Peparpenas seperti pada 2017 silam,’’ kata Wagub.(Setyo Wiyono)

Simak: Vita Solo Siapkan Tim Putri untuk Bertarung ke Bandung

Simak Juga: Indonesia U23 vs Iran U23 Jadi Ajang Stadion Manahan Baru

Editor: Budi Sarmun