Kikis Problem Recieved, Vita Solo Tingkatkan Teamwork

Vita Solo ke Kejurnas Voli U17
SERANGAN: Para atlet remaja putri tim voli Vita Solo diasah latihan kerja sama tim dan peningkatan serangan di Gelanggang Pemuda Bung Karno kompleks Stadion Manahan, beberapa waktu lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Jelang Kejurnas Antar-Klub Bola Voli U17

SOLO,suaramerdekasolo.com – Problem penerimaan bola pertama atau recieved menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Marwoto dalam mempersiapkan tim putri bola voli U17 Vita Solo. Dia juga berusaha meningkatkan jalinan kerja sama antarpemain guna menghadapi Kejurnas antar-Klub Bola Voli U17 yang akan digelar di Bandung, pekan depan.

‘’Masalah recieved akan terus berusaha kami benahi. Di sisi lain, saya meningkatkan dan menjaga teamwork, hingga tim menjalani pertandingan-pertandingan di kejurnas nanti,’’ kata Marwoto, Kamis (7/11).

Recieved memang sering menjadi problem bagi tim-tim bola voli, termasuk sejumlah skuad senior yang bertarung di ajang bergengsi, Proliga. Sebab bola hasil recieved yang tidak matang mengarah ke toser, sangat berpengaruh pada rangkaian serangan balik ke arah lawan. Serangan yang tidak optimal, justru dapat menguntungkan tim rival untuk semakin tajam melakukan tekanan.

‘’Maka, selalu kami tekankan agar libero dan pemain lain yang berada di lini belakang harus selalu siap menerima bola servis. Antisipasi arah dan laju bola juga harus diperhitungkan,’’ tutur sang pelatih.

Baca: Atlet Gantolle Solo Raya Meraih Tiket Menuju Ke Papua 2020

Baca Juga: Diadang Lintasan Gravel, Atletik Bidik Tujuh Emas di Jakarta

Games Antarteman

Empat belas pemain diasah guna menghadapi kompetisi tersebut. Mereka merupakan para atlet kelahiran 2002 dan 2003. Materi-materi pematangan teknik, seperti servis, recieved, passing dan spike menjadi porsi yang terus diberikan kepada Sri Wahyuni dkk.

Dibantu asisten pelatih Budi ‘’Olga’’ M Romdhani Ardhiansyah, para pemain tersebut juga diasah menjalani games antarteman. Harapannya dapat lebih meningkatkan kekompakan dan kerja sama permainan tim yang bermarkas di kawasan Penumping tersebut.

‘’Ketika kami menyiapkan tim putri senior untuk Livoli Divisi Utama beberapa waktu lalu, sebagian anak-anak yunior dan U17 itu juga dilibatkan dalam latihan bersama. Hal itu demi meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri mereka,’’ tambah pelatih tim putri senior Vita, Agus Suyanto.

Sonia Dima Ferdiana cs diperhitungkan juga menjadi tulang punggung tim voli Kota Bengawan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2022. Sebab pemain-pemain seniornya telah melampaui batas usia maksimal 23 tahun.(Setyo Wiyono)

Simak: Bertekad Raih Hasil Terbaik Sebelum Pensiun

Simak Juga: Pra-PON Pencak Silat, Sapto Dkk Hadapi Persaingan Ketat di Jakarta

Editor: Budi Sarmun