Tiga Medali Emas Menjadi Bidikan Tim Boccia Pelajar Jateng

Tim Boccia Jateng Buru Medali Peparpenas 2019
JAGA SEMANGAT: Tim pelajar boccia Jateng saling menjaga semangat dengan mengepalkan tangan, seusai pelepasan kontingen Jateng oleh Wagub Taj Yasin Maimoen di Semarang, Rabu (6/11).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Tim Peparpenas Bertolak Tinggalkan Solo

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tiga medali emas menjadi bidikan para atlet boccia Jateng pada Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) 2019 yang digelar di Jakarta, Kamis-Rabu (7-13/11). Empat atlet yang dikirimkan pada pesta olahraga pelajar disabilitas terbesar se-Tanah Air tersebut, diprediksi mampu meraih target itu.

‘’Rencananya ada empat medali emas yang diperebutkan pada cabang boccia. Nah, tiga di antaranya kami bidik untuk dicapai,’’ kata Sekretaris National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng, Priyano.

Keyakinan meraih target tersebut antara lain didasarkan atas kekuatan para atlet yang merupakan pelajar-pelajar di Kota Bengawan. Mereka telah menjalani training camp (TC) di Solo sejak sebulan sebelum Peparpenas. Dengan demikian, kemampuan para atlet yang seluruhnya berkursi roda itu lebih meningkat dibandingkan sebelum pemusatan latihan.

‘’Persaingan perebutan gelar juara sudah pasti terjadi. Kami perhitungkan, kontingen yang bakal menjadi rival berat terutama Provinsi Jatim,’’ tambah Priyano.

Baca: Kikis Problem Recieved, Vita Solo Tingkatkan Teamwork

Tenis Meja dan Catur

Empat atlet yang memperkuat tim Jateng di arena boccia yakni Muhammad Afrizal Syafa, diplot bersaing di nomor individual BC1 putra dan pairs open. Selain itu, Muhammad Bintang Satria (BC2 putra dan pairs open), Febriyanti Vani Rahmadhani (BC2 putri dan pairs open), serta Septiya Nazhareta (BC4 putra dan pairs open).

Keempatnya bersama 16 atlet lain tim Jateng bertolak meninggalkan Solo menuju Bandung, Kamis (7/11). Total 20 atlet tersebut akan bersaing di empat cabang. Selain boccia, tiga cabang lain adalah atletik, renang dan bulutangkis.

‘’Sebenarnya ada enam cabang yang digelar di Peparpenas 2019. Namun ada dua cabang yang tidak kami ikuti, yakni tenis meja dan catur, karena kami belum memiliki atlet mumpuni di cabang-cabang itu,’’ kata Wakil Ketua NPCI Jateng, Bangun Sugito.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng Sinoeng N Rachmadi pada pelepasan tim Peparpenas, tim Popnas dan tim Pornas Korpri di Semarang, Rabu (6/11), berharap seluruh atlet tampil secara maksimal. Khusus tim Peparpenas, dia berharap kontingen Jateng mampu mempertahankan gelar juara umum yang direbut pada ajang serupa 2017.(Setyo Wiyono)

Simak: Diadang Lintasan Gravel, Atletik Bidik Tujuh Emas di Jakarta

Simak Juga: Atlet Gantolle Solo Raya Meraih Tiket Menuju Ke Papua 2020

Editor: Budi Sarmun