Dirikan Diklat, PBSI Solo Menjaring Bibit-Bibit Atlet

Dirikan Diklat, PBSI Solo Jaring Bibit Atlet
JALANI TES: Sejumlah peserta seleksi Diklat Bulutangkis Pengkot PBSI Solo bergiliran menjalani serangkaian tes di GOR Wanawasa Mojosongo, Jebres, Sabtu (9/11).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*60 Pebulutangkis Ikuti Seleksi

SOLO,suaramerdekasolo.comPengkot Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Solo bertekad segera bangkit dari keterpurukan. Merancang sebuah tempat pendidikan dan latihan (diklat), induk cabang tepok bulu di Kota Bengawan tersebut menggelar seleksi bagi calon-calon atletnya di GOR Wanawasa Mojosongo, Jebres, Sabtu-Minggu (9-10/11).

‘’Enam puluh anak mengikuti seleksi, guna memperebutkan 12 kuota untuk putra dan 12 slot putri pada seleksi tersebut. Namun hasilnya tidak langsung bisa diketahui, karena akan dikaji dulu secara mendalam,’’ kata Sekretaris Diklat PBSI Solo, Yunita Ambar Wulandari, Senin (11/11).

Mereka tidak hanya berasal dari Solo Raya. Namun sejumlah peserta juga berasal dari beberapa daerah yang cukup jauh, seperti Semarang, Tuban dan Banten. Mereka bersaing dalam empat kelompok umur (KU), yakni KU-I (kelahiran 2004 dan 2005), KU-II (kelahiran 2006), KU-III (kelahiran 2007, serta KU-IV (kelahiran 2008).

‘’Kuota per kelompok umur tidak semuanya sama, tiga orang. Namun bisa beda-beda, tergantung jumlah, kualitas serta potensinya,’’ jelas wanita yang juga Sekretaris I Pengkot PBSI Solo tersebut.

Simak: 863 Pebulutangkis Ikut Tahapan Screening Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019

Seminggu

Seleksi tersebut bukan digelar dalam bentuk kegiatan kejuaraan atau turnamen, lalu diambil para juaranya. Namun penjaringan dilakukan melalui kajian tim seleksi yang dibentuk bekerja sama dengan Fakultas Kelolahragaan (FKor) Universitas Sebelas Maret Surakarta. Hasilnya diperkirakan baru diketahui seminggu berikutnya.

‘’Beberapa aspek yang dinilai dari peserta, antara lain foot work, daya juang, kemampuan fisik, serta bakat bibit-bibit yang turut mendaftar. Hasil seleksi tersebut akan dikaji dulu selama lebih-kurang seminggu, sebelum tim menetapkan keputusan final,’’ tutur Ambar.

Dia mengungkapkan, rencananya para peserta yang lolos seleksi bakal memulai latihan di diklat tersebut pada awal Desember mendatang. Mereka akan ditempa dalam latihan intensif di GOR Wanayasa Mojosongo, serta diasramakan di lokasi sekitarnya.

‘’Kami ingin mencetak atlet-atlet andal dari Solo. Dulu, kota ini pernah melahirkan pebulutangkis bintang seperti Icuk Sugiarto, Joko Supriyanto, Bambang Supriyanto dan Luluk Hadiyanto. Maka kami ingin mulai menggali potensi seperti itu lagi,’’ tandas Ambar.(Setyo Wiyono)

Baca: Hasil Negatif Ganggu Langkah Awal Tim Putri Vita Solo

Baca Juga: Pencak Silat Jateng Tabuh Genderang Perang

Editor: Budi Sarmun