Pencak Silat Jateng Tabuh Genderang Perang

Pencak Silat Jateng Tabuh Genderang Perang
BERSEMANGAT: Awak tim pencak silat Pra-PON Jateng bersemangat usai pemantapan bersama jajaran Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jateng di Hotel Lorin, Jumat (8/11) malam.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Mengejar Kuota Penuh di Arena Pra-PON

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tim pencak silat pelatda Jateng yang menjalani training camp ((TC) di Solo mulai menabuh genderang perang jelang Pra-PON di Jakarta, Selasa-Minggu (12-17/11). Tim yang diperkuat sembilan pesilat Solo Raya tersebut berambisi merebut tiket sebanyak-banyaknya, agar bisa mengirim atlet dalam kuota penuh pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020.

‘’Jangan lagi kita memandang ketemu tim mana, atau lawan atlet mana. Tapi yang penting seluruh awak tim Jateng benar-benar fokus, sehingga mampu memenangi setiap pertandingan hingga final,’’ kata Ketua Harian Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jateng, Darmadi.

Hal tersebut dia tegaskan kepada awak tim pelatda silat Jateng pada forum pemantapan tim di Hotel Lorin, Jumat (8/11) malam. Selain jajaran atlet dan pelatih, hadir dalam acara tersebut antara lain sejumlah tokoh cabang beladiri tersebut dari berbagai daerah di Jateng.

Darmadi yang juga manajer tim Jateng menambahkan, empat pesilat senior dalam tim itu bisa jadi panutan atlet lain yang lebih yunior. ‘’Secara fisik dan teknik, saya yakin seluruh atlet sudah siap. Tapi mental bertarung harus benar-benar dimantapkan demi meraih kemenangan. Awak tim juga harus tetap menjaga nama baik Jateng di Jakarta nanti,’’ tandas dia.

Baca: Bertekad Raih Hasil Terbaik Sebelum Pensiun

Baca Juga: Pelatnas Sepak Bola CP Bakal Training Camp ke Korea

Tampil Sebaik Mungkin

Salah seorang pesilat senior asal Solo, Sapto Purnomo mengaku siap memburu tiket menuju pesta olahraga terbesar se-Tanah Air tersebut. Mantan juara dunia kelas D tersebut, kini bersiap turun di kelas F.
‘’Pasti ada lawan berat dalam persaingan nanti. Tapi bagi saya dan rekan-rekan, yang penting tampil sebaik mungkin untuk lolos ke Papua. Yang penting dapat tiket dulu, baru saat PON 2020 nanti mengejar medali emas,’’ tandas peraih medali emas Porprov Jateng 2018 itu.

Sekretaris Pengprov IPSI Jateng, Agus Supandito dan Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) Indro Catur mengungkapkan, seluruh tim jadi rival berat pada persaingan di Grup C Pra-PON tersebut. Kendati demikian, seluruh awak tim Jateng telah disiapkan maksimal guna menghadapi pertarungan itu.

‘’Yang selalu saya tekankan kepada anak-anak, selalu konsentrasi penuh saat bertarung, serta jangan terpancing emosi,’’ tandas Indro Catur yang juga pelatih kepala pelatda pencak silat Jateng itu.(Setyo Wiyono)

Simak: Kikis Problem Recieved, Vita Solo Tingkatkan Teamwork

Simak Juga: Atlet Gantolle Solo Raya Meraih Tiket Menuju Ke Papua 2020

Editor: Budi Sarmun