Genggam Tiga Emas, Sembilan Pesilat Jateng Lolos Pra-PON

Raih Tiga Emas, Sembilan Pesilat Jateng Lolos Pra-PON
PRA-PON: Para atlet dan pelatih tim pelatda pencak silat Jateng usai mengikuti Pra-PON di Jakarta yang berakhir Minggu (17/11).(suaramerdekasolo.com/dok IPSI Jateng)

*Empat Atlet Solo Raya Raih Tiket Ke Papua

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tiga medali emas, tiga perak dan dua perunggu digenggam para pesilat Jateng pada Pra-PON yang digelar di Jakarta, akhir pekan lalu. Atlet Solo Zidni Rahma Amaly merebut medali emas dari nomor seni tunggal putri.

Dua emas lainnya para pesilat yang dibesut sejumlah pelatih yakni Haris Nugroho, Dian Kristanto, Slamet Haryo Mulyanto dan Tuti Winarni itu, digenggam dari arena tanding. Pesilat Banyumas Faradlillah Rahmah Ajeng menjadi jawara kelas F putri, sedangkan Annas Rais Arni Raihan dari Kudus menyabet simbol juara kelas G putra.

‘’Ketiga atlet tersebut memang bermain maksimal di final, sehingga meraih gelar juara di arena Pra-PON. Mereka sekaligus meraih tiket menuju PON Papua 2020,’’ kata pelatih kepala tim pencak silat pelatda Pra-PON Jateng, Indro Catur Haryono, Senin (18/11).

Bukan itu saja. Para pesilat peraih perak dan perunggu juga lolos ajang prakualifikasi menuju pesta olahraga di Papua, tahun depan. Medali perak digenggam Sapto Purnomo (Solo) di kelas E putra, Dela Kusumawati (Kota Tegal) di kelas C putri dan Barata Yuda (Wonosobo) di kelas C putra.

Baca:Fencer Solo Mendominasi Kejurprov Anggar Jateng

Wildcard

Menurut Indro Catur, sebenarnya Sapto dan Dela juga berpeluang merebut medali emas. Namun keduanya memilih untuk menyimpan tenaga. ‘’Sapto tidak tampil maksimal di final, karena yang penting dia lolos dulu ke PON. Sedangkan Dela tidak bermain di final, dengan alasan yang sama,’’ tutur dia.

Sementara itu, medali perunggu disabet Nadia Haq Umami Nur Cahyani (Solo) di kelas B putri dan Triana Ragil Rahmayani (Banjarnegara) di kelas D putri. ‘’Seorang lagi yang lolos adalah Khoirudin Mustakim, pesilat dari Klaten yang meraih wildcard untuk kelas B putra. Mustakim saat ini berlatih di pelatnas untuk menghadapi SEA Games Filipina 2019,’’ tambah Catur.

Total 21 pesilat diturunkan tim Jateng yang sebelumnya menjalani training camp (TC) di Solo, sejak awal Juli lalu itu. Namun persaingan ketat dalam pertarungan perebutan tiket di Grup C Pra-PON, membuat sejumlah atlet tak lolos.
‘’Kami telah merencanakan pelatda lanjutan bagi para atlet yang lolos menuju PON. Secepatnya mereka akan digembleng lagi,’’ ujar pelatih yang juga warga Mangkuyudan Solo itu.(Setyo Wiyono)

Simak: Sepak Bola CP Agendakan Dua Pertandingan Uji Coba di Korea

Simak Juga:Cahya Erinjaya Ikuti Swimming Champ di Qatar, Persiapan Mengikuti Popnas

Editor:Budi Sarmun