Para Cycling Terus Mantapkan Performa Hadapi APG Filipina

Para-Cycling-Tingkatkan-Performa
MEMACU KECEPATAN: Sejumlah pembalap pelatnas para cycling National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) memacu kecepatan dalam latihan di velodrome Manahan Solo. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Tambah Jam Terbang, Fadli Bakal Ikut Balapan Umum

SOLO,suaramerdekasolo.com – Bagaimana elevasi jalur yang akan digunakan untuk cabang balap sepeda pada ASEAN Para Games (APG) Filipina pada Januari 2020, belum diketahui. Meski demikian, para pembalap pelatnas para cycling National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) yang menjalani training camp (TC) di Solo, berusaha terus memantapkan performanya.

‘’Kami belum mendapat informasi mengenai jalur balap sepeda untuk APG nanti. Apakah datar, rolling atau tanjakan, belum tahu. Maka anak-anak kami siapkan dalam latihan di tiga tipe jalur itu,’’ kata pelatih sekaligus koordinator tim pelatnas para cycling, Fadilah Umar di sela-sela memantau latihan di velodrome Manahan, Selasa (19/11).

Pria yang juga dosen Fakultas Keolahragaan (FKor) UNS Surakarta itu menambahkan, yang jelas adu kebut pada pesta olahraga difabel se-Asia Tenggara nanti, hanya menggelar nomor-nomor jalan raya. APG Filipina tidak membuka persaingan nomor-nomor track yang biasa diputar di velodrome.

‘’Kalau selama ini ada sesi latihan di velodrome Manahan, hal itu hanya untuk memacu kecepatan maksimal para atlet, tanpa rintangan,’’ jelas dia.

Baca: Karisma Evi dan Saptoyoga Bertekad Buru Emas ke APG 2019

Simak: Genggam Tiga Emas, Sembilan Pesilat Jateng Lolos Pra-PON

Sepuluh Pembalap

Sepuluh pembalap difabel saat ini digembleng dalam latihan terpusat di Solo. Tiga di antaranya atlet dari Solo Raya, yakni Wagiyo di kelas MC3 asal Karanganyar dan Iwan Susanto (MC4) dari Boyolali, serta Slamet Kardiman (MC2) dari Sragen. Mereka merupakan pembalap debutan, termasuk atlet lain Mian Sirait (MC5).

‘’Atlet-atlet itu baru bergabung dalam pelatnas kali ini, tapi progresnya cukup bagus ada yang 50-70 persen sejak awal pelatnas,’’ tambah asisten pelatih Rizan Setyo Nugroho.

Enam atlet lainnya sudah bertarung pada Asian Para Games Jakarta 2018. Yakni Muhammad Fadli Imammuddin (MC4), M Habib haleh (MC2), Tryagus Arief Rachman (MC2), Saiful Anwar (MC3), serta Sufyan Saori dan Marthin Losu (keduanya MC5). Tak ada lagi kejuaraan internasional yang akan dijadikan sebagai try out sebelum ke Filipina.

‘’Hanya Fadli yang akan ikut kejuaraan balap sepeda umum, kriterium dan team time trial (TTT) di Jakarta, akhir pekan nanti, sekaligus untuk menambah jam terbang lomba. Lainnya memantapkan performa di Solo,’’ ujar Rizan.(Setyo Wiyono)

Baca Juga:Fencer Solo Mendominasi Kejurprov Anggar Jateng

Simak Juga:Sepak Bola CP Agendakan Dua Pertandingan Uji Coba di Korea

Editor: Budi Sarmun