Pemanjat Pemula Solo Diasah untuk Hadapi Sirkuit

Pemanjat-pemula-Solo-Diasah-untuk-Hadapi-Sirkuit
BERLATIH: Salah seorang pemanjat pemula, Yasmin, berlatih pemanjatan di jalur lead di papan panjat kompleks Stadion Manahan, Solo.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Sejumlah pemanjat pemula kini digembleng Pengkot Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Surakarta. Secara rutin, mereka ditempa materi dasar penguasaan jalur pemanjatan dalam latihan rutin di papan panjat kompleks Stadion Manahan.

‘’Rata-rata baru sekitar dua bulan mereka mulai berlatih. Namun progresnya cukup bagus untuk tahap pemula. Anak-anak itu bisa kami ikutkan pada sirkuit panjat tebing (SPT) Solo Raya yang rencananya digelar di Boyolali, awal tahun nanti,’’ kata Teddy Saba, salah seorang pengurus FPTI yang biasa membimbing latihan, Rabu (20/11).

SPT Solo Raya kembali berusaha dibangkitkan pada sirkuit di kampus Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, sekitar dua bulan lalu. Ajang tersebut sebenarnya telah berjalan rutin sejak beberapa tahun lalu. Namun sempat vakum dalam dua tahun terakhir.

Tujuannya demi memacu kemunculan bibit-bibit atlet dari wilayah eks Karesidenan Surakarta. Karena itu, mereka yang pernah menjadi juara tingkat Jateng apalagi nasional, tidak diperkenankan ikuti. ‘’Usulan kami beberapa waktu lalu, pada SPT berikutnya di Boyolali mendatang, kategori pelajar dibagi menjadi kelompok umur. Jadi pemanjat yang masih SD tidak bertemu dengan mereka yang sudah SMA,’’ ungkap Teddy.

Baca:Rekor Dunia Evi Pacu Semangat Awak Pelatnas APG 2019

Simak:Tempa Pemanjat di Jalur Lead dan Speed

Usia Beragam

Belasan anak saat ini memang getol berlatih diri di kompleks Manahan. Usia mereka beragam, mulai usia taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD) hingga SMP.

‘’Latihan bagi pemula, kami jadwalkan setiap Selasa, Kamis dan Sabtu sore. Latihan rutin harian tetap ada, terutama untuk anak-anak yang sudah lebih menguasai pemanjatan, serta telah ikut beberapa kejuaraan tingkat Jateng,’’ tambah Teddy.
Para atlet remaja yang telah ikut beberapa kejuaraan itu rata-rata duduk di bangku SMP. Mereka merupakan bibit-bibit yang mulai disiapkan sejak mendekati Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018.

‘’Biasanya akan terjadi seleksi alam. Anak-anak yang rajin latihan dan semangatnya tinggi, bakal cepat punya prestasi bagus. Mudah-mudahan anak-anak pemula itu tetap konsisten berlatih,’’ tambah Marjianto ‘’Ipunk’’ Bialangi Kasim, pengurus lain FPTI Solo yang juga juri panjat tebing tingkat nasional.(Setyo Wiyono)

Simak Juga:Tim Yunior Voli Solo Diproyeksikan untuk Porprov Jateng

Editor:Budi Sarmun