Rekor Dunia Evi Pacu Semangat Awak Pelatnas APG 2019

Rekor Dunia Evi Pacu Pelatnas APG
TUMPENG: Pemecah rekor dunia lari 100 meter T42/T63 Karisma Evi Tiarani menerima potongan tumpeng dari Presiden NPCI Senny Marbun di auditorium UNS Surakarta, Selasa (19/11) malam.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Targetkan 100 Medali Emas di Filipina

SOLO, suaramerdekasolo.com – Gelar juara dunia dan pecah rekor dunia atlet atletik Karisma Evi Tiarani memacu semangat para atlet pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) yang menjalani training camp (TC) di Solo. Presiden NPCI Senny Marbun meminta seluruh awak pelatnas berjuang keras demi meraih medali emas sebanyak-banyaknya pada ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019 yang akan digelar Januari 2020 mendatang.

‘’Jangan takut bersaing dengan bule-bule demi meningkatkan harkat dan martabat Indonesia. Karisma Evi telah membuktikannya, jadi juara dunia. Raih target 100 emas di APG Filipina untuk mempertahankan juara umum,’’ tandas Senny di hadapan ratusan atlet pelatnas NPCI saat menyambut prestasi Evi di auditorium UNS Surakarta, Selasa (19/11) malam.

Dia menyebut, raihan sprinter asal Simo, Boyolali itu sebagai hasil yang luar biasa. Evi menjadi juara dunia lari 100 meter kelas T42/T63 pada ajang World Para Athletics Championships Dubai 2019, Rabu (13/11) malam. Gadis 18 tahun itu sekaligus memecahkan rekor 14,72 detik dari rekor lamanya 14,90 detik.

16 Cabang

Indonesia akan bersaing pada 16 cabang di pesta olahraga difabel dua tahunan itu. Selain atletik, cabang lain adalah renang, bulu tangkis, tenis meja, catur, panahan, boccia, goal ball, blind judo, balap sepeda, angkat berat, basket kursi roda, voli duduk, ten pin bowling dan sepak bola celebral palsy (CP).

‘’Seratus emas, 83 perak dan 69 perunggu kami targetkan bisa diraih,’’ ujar koordinator pelatnas NPCI, Rima Ferdianto.

Turut hadir pada acara itu antara lain Chef de Mission (CdM) NPCI untuk APG Filipina Andi Herman, Wakil Rektor (WR) III UNS Prof Kuncoro Diharjo dan WR IV Prof Sajidan, serta Dekan Fakultas Keolahragaan (FKor) Sapta Kunta Purnama.

Pada rangkaian kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara NPCI dan UNS Surakarta. Prof Kuncoro turut menyampaikan ucapan selamat kepada Karisma Evi, serta berharap target juara umum pada APG Filipina dapat tercapai.

‘’Melalui kerja sama dengan NPCI, kami sekaligus mewujudkan UNS sebagai kampus ramah disabilitas. Ada jalur khusus bagi juara nasional dan internasional untuk belajar di UNS,’’ jelasnya.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun