Asah Performa Menembak, Hanik dan Bolo Latihan Mandiri

Asah-Performa-Menembak-Bolo-dan-Hanik-Latihan-Mandiri
BERSIAP MEMBIDIK: Atlet shooting para sport NPCI Surakarta Hanik Pujiastuti bersiap membidik sasaran pada latihan di Solo.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Atlet Solo dan Sragen Lolos ke Paralympic 2020

SOLO,suaramerdekasolo.com – Lolos menuju Paralympic Games Tokyo 2020, tak membuat atlet menembak asal Solo, Hanik Pujiastuti dan Bolo Triyanto (Sragen) berbesar hati. Kedua atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng tersebut, tetap terus mengasah performa demi menjaga kemampuan bidikannya.

‘’Sepulang dari kejuaraan dunia di Syndey, Australia dulu, saya tetap latihan sendiri di tempat latihan menembak Hartono Trade Center (HTC) Solo Baru,’’ kata Hanik di sela-sela pertemuan atlet program jangka panjang (PJP) dengan jajaran pengurus NPCI Jateng di sekretariat kompleks Stadion Manahan, Kamis (21/11).

Atlet shooting para sport yang tercatat sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) itu mengungkapkan, latihan rutin dia lakukan setiap Selasa hingga Jumat. Secara fisik, tak ada pelatih yang mendampinginya saat berlatih, seperti tatkala mereka menghuni pelatnas.

Baca:Menpora Pompa Semangat Buru 100 Medali Emas APG Filipina

Simak:Pemanjat Pemula Solo Diasah untuk Hadapi Sirkuit

Program Latihan

Kendati demikian, alumnus SMA Murni Surakarta itu tetap meminta bimbingan meski melalui pesan seluler. ‘’Lewat whatsapp, saya selalu minta program latihan dari pelatih Pak Saridi maupun asisten pelatih Mas Haris Haryadi. Jadi saat nanti diadakan pelatnas lagi, performa saya tidak terlalu menurun,’’ tutur Hanik.

Sementara itu Bolo Triyanto melakukan latihan di rumahnya, daerah Plupuh, Sragen. Dia membuat arena latihan sendiri secara sederhana di lingkungan rumahnya. ‘’Jangan sampai putus latihan. Karena tiket menuju Paralympic bukan tujuan, tetapi jalan untuk memburu prestasi,’’ tandas atlet yang juga Ketua NPCI Sragen tersebut.

Hanik dan Bolo lolos minimum qualifications score (MQS) pada World Shooting Para Sport di Sydney, Australia, 11-18 Oktober lalu. Pada kejuaraan dunia itu, Bolo menduduki peringkat 11 dunia kelas SH2 R5 prone, dalam persaingan dengan 69 atlet peserta dari 49 negara.

Sedangkan Hanik lolos MQS, setelah mengoleksi poin 608. Hanik menduduki peringkat 13 kelas standing SH1 R2, dalam persaingan dengan 48 peserta lain di kelas itu. Keduanya berada di jalur menuju Tokyo 2020, karena kuota atlet pada setiap nomor hingga pada peringkat 15.(Setyo Wiyono)

Baca Juga:Tim Yunior Voli Solo Diproyeksikan untuk Porprov Jateng

Simak Juga:Genggam Tiga Emas, Sembilan Pesilat Jateng Lolos Pra-PON

Editor: Budi Sarmun