Populerkan Kempo

kempo2
FOTO DIRI : Mudrick Sangidoe (kanan) , tokoh masyarakat Solo dan Sesepuh Ormas mega Bintang. (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

PADA ulang tahunnya ke-76 yang jatuh pada 31 Oktober lalu, tokoh Kota Solo Mudrick Sangidoe mendapatkan kado istimewa. Bukan barang pemberian yang spesial yang nilainya mahal, tapi penghargaan berupa penganugerahan sabuk hitam Dan-I dari Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Jateng.

Sosok yang langsung mengikatkan sabuk ini adalah pendiri Parkemi Indonesia, SS Indra Kartasasmita.

Baca : Viral !!! Sabina Altynbekova, Joget K-Pop Bikin Jantung Netizen Berdegub

“Apalagi yang menyematkan kenaika tingkat ini pendiri Parkemi Indonesia, SS Indra Kartasasmita, saya sangat bangga,” katanya, Jumat (22/11).

Proses menuju Dan-I tak dilalu dengan mudah. Senior di Partai Persatuan Pembangunan ini harus melalui ujian kenaikan tingkat. Saat dites dalam ujian kelulusan tingkat di kampus UNS bersama peserta lain, dirinya memang dinyatakan lulus. Plus, Mudrick pada saat itu meruipakan peserta kenaikan tingkat kempo tertua.

Baca : Bertekad Raih Hasil Terbaik Sebelum Pensiun

“Sabuk hitam Dan-I ini menjadi hadiah spesial di ultah saya. Saya sudah tidak muda lagi, tetapi Perkemi menyatakan saya lolos dari ujian mendapatkan sabuk dari kuning ke hitam,” terang tokoh Mega Bintang Solo Raya ini.

Usai menerima sabuk hitam ini, tokoh yang akrab dengan Prabowo Subianto, Megawati Soekarno, pejabat tinggi, dan sejumlah jenderal aktif dan purnawirawan di TNI-Polri ini antusias untuk membesarkan kempo di Tanah Air.

Salah satunya adalah mewajibkan anggota Ormas Mega Bintang menguasai beladiri asal Negeri Matahari Terbit ini. (Budi Santoso)

Baca : Akhmad Saidah Berjuang Berenang di Laut

Editor : Sri Hartanto