Uji Coba, Tim Pelatnas Sepak Bola CP Tampil Impresif di Korea

Pelatnas-sepak-bola-CP-Tampil-Impresif-di-Korea
GABUNG BERSAMA: Awak tim pelatnas sepak bola CP NPC Indonesia bergabung bersama awak timnas NPC Korea usai laga uji coba di Natural Stadium, Incheon, Jumat (22/11).(suaramerdekasolo.com/dok)

*Tundukkan Timnas Tuan Rumah 7-3

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tim sepak bola celebral palsy (CP) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) tampil impresif. Yahya Hernanda dkk yang selama ini menjalani training camp (TC) di Solo, menang telak atas timnas sepak bola CP tuan rumah Korea di Natural Stadium Incheon, Jumat (22/11).

‘’Alhamdulillah anak-anak tampil bagus, hingga unggul telak 7-3 atas timnas Korea. Mereka bermain sesuai teknik dan strategi yang kami berikan seperti selama TC di Solo,’’ kata pelatih tim sepak bola CP NPCI, Anshar Ahmad.

Mantan pemain Arseto Solo itu menyebut, striker Cahyana menunjukkan ketajamannya dengan mencetak quattrick pada duel persahabatan di Incheon tersebut. Empat gol dilesakkkan Cahyana menit 10, 17, 21 dan 28. Sebelumnya Yahya Muhaimi membuka kemenangan tim yang diproyeksikan menghadapi ASEAN Para Games (APG) Filipina itu, melalui golnya menit delapan.

Keunggulan lima gol tanpa kiper Amin Rosyid kebobolan, bertahan hingga babak pertama berakhir. Sesuai aturan sepak bola sistem ‘’7 a side football’’, satu tim diperkuat tujuh pemain yang berlaga selama 2 x 30 menit di lapangan 50 x 70 meter.

Baca: Pencak Silat Kirim 4 Atlet ke Popnas

Simak: 19 Atlet Genggam Tiket Menuju Paralympic Tokyo 2020

Pemain Solo

Usai turun minum, Anshar yang dibantu asisten pelatih Afif Bayu dan personel pendukung Pomo Warih menurunkan sejumlah pemain pengganti. Tiga di antaranya pemain dari eks Karesidenan Surakarta, yakni Adi Joko Saputra (Solo), Timin (Wonogiri) dan Sugiatno (Sragen).

Hasilnya, ada tambahan gol dari Muhaimi menit 35 dan Ikhsan menit 52. Sementara tuan rumah Korea mencetak gol balasan melalui Sevng Hwan menit 43 dan 58, serta Gyu Jeong menit 55.

‘’Strategi bermain saat menyerang maupun bertahan, secara umum dapat diterapkan anak-anak. Mereka bermain impresif dan bersemangat,’’ tambah Pomo Warih.

Rencananya, tim tersebut akan kembali menjalani laga uji coba melawan tim Gyeonggi-do di arena yang sama, Sabtu (23/11). Menurut Anshar, latihan dan partai latih tanding di Negeri Ginseng itu bakal dimaksimalkan guna meningkatkan performa tim, sebelum mereka bertarung pada APG Filipina pada Januari 2020 mendatang.(Setyo Wiyono)

Baca Juga:Menpora Pompa Semangat Buru 100 Medali Emas APG Filipina

Simak Juga:Tim Yunior Voli Solo Diproyeksikan untuk Porprov Jateng

Editor:Budi Sarmun