Empat Pesilat Jateng Raih Medali Emas Popnas

Empat-Pesilat-Jateng-Raih-Emas-Popnas
PAMERKAN MEDALI: Para atlet dan pelatih tim pencak silat Jateng memamerkan raihan medalinya dari ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Jakarta yang berakhir Minggu (24/11).(suaramerdekasolo.com/dok PPLOP Pencak Silat Jateng)

*Termasuk Seorang Atlet Klaten

SOLO,suaramerdekasolo.com – Empat pesilat Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng meraih medali emas, dua perak dan tiga perunggu pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Jakarta yang berakhir Minggu (24/11). Salah seorang juara di antaranya adalah pesilat Klaten, Alfian Nur Ghozali Anhar.

‘’Pada partai final kelas C putra, Alfian menang atas Zein Akbar Mubarak dari Gorontalo. Performa Alfian memang bagus. Jika tetap konsisten latihan, dia bisa menjadi atlet andalan masa depan,’’ kata salah seorang pelatih pencak silat PPLOP Jateng, Sigit Infantoro, Senin (25/11).

Pelatih yang tinggal di kawasan Kartasura tersebut mengungkapkan, ada enam pesilat Jateng yang masuk babak final pada pesta olahraga pelajar terbesar di Tanah Air itu. Selain Alfian, lima atlet lain yakni Tito Hendra Septa Kurnia, Kurnia Fatma Amanah, Atifa Fismawati, Riska Rahmawati dan Rizki Mieko Yunandria. Mereka mencapai pertarungan puncak setelah menundukkan lawan-lawannya mulai dari babak penyisihan.

Baca: Tim Pelatnas APG Menang Selusin Gol di Incheon

Baca Juga: Para Triathlon Bakal Asah Renang di Laut Jepara

Kesalahan Sendiri

Sigit menambahkan, pesilat lain yang menggenggam emas yakni Tito Hendra mengalahkan Aditya Eka Firmansyah (Jatim) di kelas G putra. Lalu, Kurnia Fatma menjadi juara usai menundukkan Dwi Anastasya (Sulteng) di kelas C putri, serta Atifa yang mengandaskan Rahma Lita Fidela (Jatim) di kelas D putri.

Sedangkan dua atlet lain, merebut medali perak. Riska Rahmawati kalah dari Neneng Sintia (Jabar) dalam duel final di kelas A putri, serta Rizki Mieko ditundukkan Bayu Lesmana (Jabar) di kelas A putra.

‘’Rizki sebenarnya sudah memimpin raihan poin, namun kurang sekitar tujuh detik dia melakukan kesalahan sendiri, sehingga mendapat pengurangan poin yang akhirnya membuatnya kalah,’’ tutur pelatih lain pencak silat PPLOP Jateng, Indro Catur Haryono.

Sigit Infantoro menyatakan, raihan para atletnya tersebut mampu memenuhi target empat medali emas. Hasil itu sekaligus membawa tim pencak silat Jateng menempati peringkat dua pengumpulan emas, di bawah Jabar yang meraup sembilan emas.

‘’Alhamdulilllah empat emas, dua perak dan tiga perunggu, kami bawa pulang. Beberapa kekurangan atlet, seperti ketenangan bertanding, akan kami benahi nanti,’’ tambah dia.(Setyo Wiyono)

Simak:19 Atlet Genggam Tiket Menuju Paralympic Tokyo 2020

Simak Juga:Tim Yunior Voli Solo Diproyeksikan untuk Porprov Jateng

Editor: Budi Sarmun