Asah Pebola Voli Remaja, Solo Siapkan Tim SMA

Asah-Pebola-Voli-Remaja-Solo-Siapkan-Tim-SMA
ASAH AKURASI: Toser tim putri kerangka Popda Solo diasah dalam akurasi pemberian umpan dalam latihan di Gelanggang Pemuda Bung Karno, kawasan Manahan.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Tingkatkan Teknik Dasar dan Akurasi

SOLO,suaramerdekasolo.com – Pengurus cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Surakarta tidak ingin rehat, meski sederet prestasi telah dicatatkan tim Kota Bengawan. Kemampuan para atlet remaja putra dan putri terus berusaha ditingkatkan.

Bahkan kerangka tim untuk proyeksi Pekan Olahraga Pelajar (Popda) Jateng 2020, disiapkan sejak dini. Tim berawak sebagian eks pemain yang menjuarai Kejurprov Yunior Jateng 2019 di Purwokerto, dipadukan sejumlah atlet lebih muda lain, mulai ditempa.

Para pemain yang turut membawa klub amatir Vita Solo menembus delapan besar Kejurnas Antarklub U17 di Bandung, beberapa pekan lalu itu, diasah dalam latihan rutin di Gelanggang Pemuda Bung Karno kompleks Stadion Manahan.

‘’Meski Popda masih agak lama, tetapi tentu kami tidak bisa juga nantinya membentuk tim secara dadakan. Apalagi anak-anak itu juga merupakan bagian generasi penerus tim voli di Solo,’’ kata Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengkot PBVSI Surakarta, Agus Suyanto, Kamis (28/11).

Baca: Tiga Pebola Voli Vita Solo Menuju ke Proliga 2020

Baca Juga:Mental Bertarung Adi Joko dkk Kian Mengapung

Ingin Pertahankan Gelar

Tim putri kerangka Popda tersebut, latihan dan pengembangan kemampuannya dipercayakan kepada pelatih Marwoto. Para pemain yang sudah memasuki kelas tiga SMA dan lulus SMA, digabungkan latihannya dengna tim senior.

Sedangkan tim putra rancangan Popda, ditangani pelatih Khoirul Pramantyo. Para atlet remaja putra itu, berlatih di tempat yang sama. Namun mereka digabung dengan para pebola voli senior yang dibesut pelatih Sutrisno Herlambang.

‘’Kami ingin tetap mempertahankan gelar juara Popda Jateng seperti tahun lalu. Maka sebelum bertanding pada ajang yang skedulnya digelar April mendatang, tim ini kami benahi terus,’’ jelas Marwoto.

Latihan difokuskan pada penjagaan dan peningkatan kondisi fisik secara bertahap. Selain itu, para atlet diasah dalam pembenahan teknik dasar bermain dan ditempa akurasi penempatan bolanya. Sejumlah alat bantu pun dibuat untuk mematangkan akurasi umpan para toser, alat blok untuk melatih penempatan bola pukulan spiker.

‘’Yah, sebisa-bisa kami membuatnya, demi meningkatkan performa anak-anak,’’ tambah Marwoto.(Setyo Wiyono)

Simak:anahan Klaten Berduka, Pelatih Sigit HS Wafat

Simak Juga:‘’Merapel’’ Latihan, Rawan Cedera Bagi Atlet

Editor:Budi Sarmun