Atlet Solo Pulihkan Cedera Akibat Gagal ‘’Take Off’’

Atlet-Paralayang-Solo-Pemulihan-Cedera-Akibat-Gagal-Take-Off
LATIHAN: Atlet paralayang Dewanto Basuhendro terbang dalam latihan di Bukit Kemuning kawasan Ngargoyoso, Karanganyar.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Mulai Kembali Berlatih Paralayang di Bukit Kemuning

SOLO,suaramerdekasolo.com – Atlet paralayang Solo, Dewanto Basuhendro, kini dalam proses pemulihan cedera yang dialaminya akibat gagal take off pada ajang Pra-Paragliding World Championships 2019. Pria yang juga Ketua Pengkot Paralayang Surakarta itu sempat terseret parasut yang tak berkembang sempurna karena terkena turbulensi angin, ketika start terbang di Sumedang, Jabar, akhir Oktober lalu.

‘’Bahu kiri saya sampai sekarang masih terasa sakit. Namun berdasarkan pemeriksaan dokter, tidak terjadi patah tulang atau dislokasi persendian,’’ kata Hendro saat singgah di Sekretariat KONI Surakarta kompleks Stadion Sriwedari, Jumat (29/11).

Bujangan yang telah sekitar 15 tahun menggeluti olahraga dirgantara tersebut, mengaku tidak trauma atas insiden itu. Dia juga pernah mengalami kejadian serupa, gagal take off ketika bersama rekan-rekannya sesama atlet paralayang memeriahkan pembukaan festival layang-layang di Wonogiri.

‘’Kaki saya mendapat beberapa jahitan. Waktu itu sebenarnya parasut sudah mengembang, tapi kena tiupan angin keras tiba-tiba, hingga kaki saya membentur bambu di bagian bawah tempat start,’’ tuturnya.

Baca:Asah Pebola Voli Remaja, Solo Siapkan Tim SMA

Baca Juga: Mental Bertarung Adi Joko dkk Kian Mengapung

GAGAL TERBANG: Atlet paralayang Dewanto Basuhendro terjatuh saat gagal terbang pada ajang Pra-Paragliding World Championships di Sumedang, Jabar, akhir Oktober lalu.(suaramerdekasolo.com/dok)

Mulai Terbang

Alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adi Unggul Bhirawa (STIE AUB) Surakarta itu tak hanya berdiam diri selama pemulihan. Lelaki yang tinggal di kawasan Sambeng, Mangkubumen, Banjarsari tersebut tetap menjaga kondisi fisiknya dengan bersepeda.

‘’Sepekan lalu saya sudah mulai latihan terbang lagi di Bukit Kemuning, kawasan Ngargoyoso, Karanganyar. Sempat terbang enam sortie, sebelum berhenti karena lengan kiri mulai terasa sakit,’’ ungkapnya.

Kebetulan hingga akhir tahun nanti tidak ada lagi jadwal kejuaraan yang mesti dia ikuti. Sehingga atlet yang turut memperkuat tim paralayang Jateng pada Pra-PON 2020 tersebut, punya cukup waktu guna pemulihan kondisi dan mengembalikan performa terbangnya. Dia memperkirakan agenda kejuaraan bakal dimulai lagi pada Februari mendatang.

‘’Jadi saya punya cukup waktu untuk mempersiapkan diri kembali. Mudah-mudahan menjelang rangkaian kejuaraan tahun depan, saya sudah benar-benar fit lagi,’’ ujar Hendro.(Setyo Wiyono)

Simak: Tiga Pebola Voli Vita Solo Menuju ke Proliga 2020

Editor: Budi Sarmun