Catatan Waktu Perenang Pelatnas NPCI Kian Bagus

Catatan-waktu-perenang-pelatnas-NPCI-Kian-Bagus
PACU KECEPATAN: Dua perenang pelatnas NPCI memacu kecepatan dalam tes pengambilan catatan waktu di kolam renang Grup II Kopassus Kandangmenjangan, Kartasura, Sukoharjo.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)
  • Jalani Tes Kecepatan Setiap Akhir Pekan

SOLO,suaramerdekasolo.com – Catatan waktu para perenang pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) kian bagus. Mendekati ASEAN Para Games (APG) Filipina yang akan rencananya Januari 2020 mendatang, atlet-atlet renang yang menjalani training camp (TC) di Solo sejak Mei lalu itu menunjukkan tren positif.

Rekam capaian tersebut kembali dilakukan dalam latihan rutin di kolam renang Grup II Kopassus Kandangmenjangan Kartasura, Sabtu (30/11). Empat puluh lima awak tim yang menghuni pelatnas. Mereka memacu kecepatan dalam jarak 50 meter, dengan gaya sesuai unggulan masing-masing.

‘’Hampir 95 persen dari total 45 perenang pelatnas, catatan waktunya sudah mendekati rekor masing-masing. Harapan kami, performa dan capaian puncak mereka terjadi saat berlompa pada APG di Filipina mendatang,’’ kata pelatih pelatnas renang, Dimin.

Sekitar lima persen atlet lainnya memang performanya belum seperti yang diharapkan. Namun sisa waktu sekitar satu setengah bulan diharapkan penampilan mereka juga terdongkrak, sehingga bisa turut memanaskan persaingan perburuan medali pada pesta olahraga difabel se-Asia Tenggara itu.

Baca:Klasifikasi Digabung, Renang NPCI Jateng Tak Capai Target

Baca Juga:Rancang Wall, FPTI Kabupaten Semarang Berkunjung ke Solo

Target Emas

Pembenahan teknik terus diberikan kepada para perenang, termasuk atlet asal Solo Erika ‘’Kaka’’ Kurnia Sari yang direncanakan turun di nomor 50 dan 100 gaya dada dan bebas, klasifikasi S11 (tuna netra total). Para perenang yang sudah masuk track menuju Paralympic Games Tokyo 2020, seperti Syuci Indriani (S14), Jendi Pangabean (S9), Zaki Zulkarnain (S8) dan Muhammad Bejita (S14), juga terus dipacu peningkatan lajunya.

‘’Kalau empat atlet itu, performanya memang bagus. Maka mereka ditarget medali emas pada APG Filipina nanti,’’ ujar Dimin.

Asisten pelatih Bhima Kausar menambahkan, Syuci Indriani bahkan ditarget tiga medali emas pada nomor-nomor perorangan. Yakni di nomor 50 meter dan 100 meter gaya bebas dan gaya kupu-kupu.

‘’Pada APG, seorang atlet hanya diperbolehkan mengikuti maksimal tiga nomor perorangan. Tapi kalau digelar nomor estafet, atlet itu bisa nambah di estafet tersebut,’’ jelas Bhima.(Setyo Wiyono)

Simak: Tara dan Kaka Tumpuan Buru Emas Renang

Simak Juga:Atlet Solo Pulihkan Cedera Akibat Gagal ‘’Take Off’’

Editor: Budi Sarmun