Pemanjat Pemula Solo Mulai Dikenalkan Kompetisi

*Direncanakan Ikuti Kejuaraan di Surabaya

SOLO,suaramerdekasolo.com – Para pemanjat pemula Solo bakal mulai dikenalkan kompetisi. Belasan pemanjat berusia SD dan SMP yang biasa berlatih di venue Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Surakarta kompleks Stadion Manahan, rencananya bakal diikutkan dalam kejuaraan di Surabaya.

‘’Tujuan utama, pengalaman. Tidak harus meraih gelar juara, sebab mereka rata-rata baru sekitar tiga bulan berlatih. Namun biar mereka mulai mengenal suasana kompetisi sejak dini,’’ kata Teddy Purwadi Saba, salah seorang pengurus Pengkot FPTI Surakarta yang sering mendampingi latihan pemanjat pemula, Jumat (6/12).

Berdasarkan informasi yang dia terima, kejuaraan bertajuk Spider Youth Challange di Surabaya itu akan digelar pada 17-18 Desember mendatang. Perhitungan dari sisi waktu, pada pertengahan bulan nanti anak-anak pelajar sudah selesai mengikuti tes sekolah. Peruntukan kompetisi juga ditujukan bagi anak-anak pemanjat pemula.

‘’Usia peserta dibagi dalam kelompok 6-9 tahun dan 10-13 tahun. Jadi hampir seluruh pemanjat pemula yang berlatih di Manahan, bisa ikut. Hanya empat orang tak bisa ikut lomba, yakni yang masih TK serta kelas tiga SMP dan SMA,’’ tuturnya.

Baca:Rancang Wall, FPTI Kabupaten Semarang Berkunjung ke Solo

Speed Klasik dan Boulder

Kategori yang dilombakan pun hanya speed klasik dan boulder. Kedua kategori tersebut terpilah atas nomor perorangan dan beregu, serta terinci lagi dalam kelompok putra dan putri.

‘’Jadi memang ajang tersebut cocok untuk para pemanjat pemula. Apalagi tidak dikenakan biaya pendaftaran alias gratis,’’ jelas Teddy.

Selama ini terdapat belasan pemanjat pemula yang berlatih di papan panjat Manahan. Mereka baru sekitar tiga bulan mengenal wall climbing yang pernah digunakan sebagai ajang Kejurnas Panjat Tebing pada akhir 2018 lalu itu. Namun dia menyatakan tak masalah, kendati anak-anak Kota Bengawan tersebut jam latihannya masih sangat rendah. Sebab tujuan utamanya memang demi pengenalan situasi kompetisi sejak dini.

‘’Bagi peserta kelompok umur 10-13 tahun, kemungkinan sudah ada beberapa anggota tim lain yang pernah ikut kejuaraan. Tapi untuk kelompok 6-9 tahun, saya yakin sama-sama pemanjat pemula. Jadi biar saja saling berkompetisi,’’ kata Teddy.(Setyo Wiyono)

Simak: Pemanjat Pemula Solo Diasah untuk Hadapi Sirkuit

Editor: Budi Sarmun