Raih Pekerjaan Bermodal Olahraga

Raih-Pekerjaan-Bermodal-Olahraga
Foto: Marwoto (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

KEMAMPUAN atau prestasi olahraga, bisa membawa nasib seseorang. Salah satunya, Marwoto (57). Bola voli telah membawa jalan hidupnya bekerja di salah satu badan usaha milik negera (BUMN), sebelum akhirnya pensiun sebagai Manajer Aviation Regional II Pertamina Palembang, Sumatera Selatan.

Namun setelah purna tugas, Agustus 2018, pria yang tercatat sebagai penduduk Tipes RT 1 RW 5 Serengan, Solo itu, berpaling lagi ke kancah voli. ‘’Saya tidak bisa mengabaikan begitu saja Vita Solo, klub amatir yang telah membesarkan saya. Maka meski kecil, saya tetap ingin berkontribusi ke Vita,’’ kata dia, Kamis (5/12).

Ya, Marwoto saat ini diserahi tugas sebagai pelatih tim yunior putri Vita, yang juga menjadi tulang punggung bola voli Kota Bengawan. Minimal tiga kali sepekan, pria kelahiran Solo, 9 Agustus 1962 itu mengasah kemampuan belasan pelajar SMP-SMA di Gelanggang Pemuda Bung Karno kompleks Stadion Manahan.

‘’Proyeksi terdekat, sebagian anak-anak ini untuk memperkuat tim voli putri Solo pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Podpa) SMA. Tentu kami ingin tim ini mempertahankan gelar juara tingkat Jateng,’’ tutur suami Dyah Irawati itu.

Baca:Asah Pebola Voli Remaja, Solo Siapkan Tim SMA

Motivasi

Bapak dua anak dan kakek seorang cucu itu mengungkapkan, performa yang baik dan motivasi tinggi harus dimiliki para pelajar tersebut demi meraih kembali prestasi sebagaimana Popda SMA Jateng 2018.

‘’Olahraga bisa jadi pilihan jalur untuk berkarier, apalagi sekarang para atlet dengan prestasi gemilang juga banyak diangkat sebagai pegawai negeri atau masuk kesatuan TNI/Polri. Hal itu harus jadi pemacu semangat atlet-atlet remaja,’’ ujar alumnus jurusan Manajemen Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta yang diwisuda pada 2006 itu.

Hobi bola voli, membawa Marwoto masuk klub amatir Vita Solo saat dia masih duduk di bangku Sekolah Teknik (ST) atau setara SMP saat ini, pada 1979. Kala itu, dia dan para pelajar lain ditempa langsung oleh pendiri Vita, almarhum Haryono.

Simak: Vita Solo Kandas di Delapan Besar Kejurnas Voli Antarklub U17


Kemampuannya yang lumayan, membawa dia turut masuk tim inti sehingga turut bertanding di beberapa kejuaraan. ‘’Kemampuan saya tidak terlalu bagus, tapi alhamdulillah bisa tetap masuk ke tim inti,’’ ungkap dia.

Lulus Sekolah Teknik Menengah Negeri 2 Surakarta (sekarang jadi SMKN 5), dia langsung direkrut tim voli Kuda Laut milik Pertamina Jateng. Seluruh aktivitasnya dikonsentrasikan untuk voli, hingga tim yang kemudian berubah nama menjadi Indonesia Muda itu pernah menyabet gelar juara Jateng.

‘’Setelah menikah 1990, saya fokus ke pekerjaan. Jadi dari modal dengkul voli, saya jadi pegawai Pertamina. Kini, setelah pensiun saya ingin memberikan bakti ke klub Vita,’’ tutur pemegang Sertifikat C Pelatih Nasional Voli Indoor/Pantai itu.(Setyo Wiyono)

Baca Juga:Putri Solo Jawara Kejurprov Bola Voli Yunior Jateng

Editor: Budi Sarmun