1.371 Pelajar Akan Berlaga di Kejuaraan Nasional Silat Perisai Diri Pelajar Ke-V

pesilat-kejurnas-2019
DEMO : Dua pesilat menunjukkan demonstrasi pertandingan nomor Serang Hindar, dalam konferensi pers Kejuaraan Nasional Silat Perisai Diri Pelajar Ke-V Tahun 2019 di Resto Boga Bogi Colomadu, Jumat (13/12). Kejuaraan yang diikuti 1.371 pelajar se-Indonesia itu akan digelar di GOR Sritex Arena Solo, 18-22 Desember mendatang. (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)


*Digelar di GOR Sritex Arena, 18-22 Desember
 

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com. Lebih dari 1.300 pelajar dari berbagai wilayah di Indonesia, akan berlaga dalam Kejuaraan Nasional Silat Perisai Diri Pelajar Ke-V Tahun 2019, yang akan digelar di GOR Sritex Arena Solo, 18-22 Desember mendatang.

Hingga Jumat (13/12), tercatat sudah ada 1.371 pelajar, terdiri dari 302 pelajar SD, 461 pelajar SMP dan 608 pelajar SMA, mendaftar untuk mengikuti kejuaraan yang memperebutkan piala bergilir Sri Sultan Hamengkubuwono X, serta Paku Alam IX dan X.

Selama tiga hari, peserta akan berlaga di beberapa nomor pertandingan. Antara lain nomor Versi IPSI Tunggal dan Tanding, Solo Spell, Serang Hindar, Kerapian Teknik Tangan Kosong dan Senjata, serta Berpasangan Tangan Kosong.

Ketua Panitia Heru Tetuko LG mengatakan, Perisai Diri rutin menggelar kejuaraan, sebagai sarana melahirkan atlet silat yang tangguh dan mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Banyak atlet silat Indonesia, yang lahir dari perguruan ini. Tahun 1980-an, ada Joko Widodo di level dunia. Di level Asia, ada Tony Widya. Atlet dunia Wewey Wita juga dari Perisai Diri. Artis Prisia Nasution juga mantan atlet dari perguruan ini,” katanya, dalam konferensi pers di Resto Boga Bogi Colomadu, Jumat (13/12).

Dia berharap, dari kejuaraan tersebut, lahir atlet-atlet silat yang berkarakter, disiplin, sportif dan bertanggung jawab, sekaligus memiliki rasa nasionalisme tinggi.

“Untuk event tahun ini, kami mengusung tagline “Generasi Kuat dan  Berbudaya Nasional. Dengan harapan, lahir generasi pesilat yang kuat dan luwes, sekaligus memiliki karakter budaya dan bangga dengan jati diri bangsanya,” tuturnya.

Rencananya, pembukaan kejuaraan pada 18 Desember akan dihadiri Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Paku Alam X, dan sejumlah tokoh lainnya.

Penasihat Kegiatan Daryatmo menambahkan, kejuaraan tersebut menjadi sarana untuk mewadahi bakat dan potensi atlet sejak usia dini. Sehingga bisa lahir calon-calon atlet berprestasi. (Irfan Salafudin) 

Editor : Budi Sarmun