Dites, Progres Awak Atletik Capai 90 Persen

Dites-Awak-Atletik-Pelatnas-NPCI-Capai-90-Persen
CAKRAM: Atlet pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Priyano melakukan lemparan cakram dalam tes performa di Stadion UNS Surakarta kampus Kentingan.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Nomor Lempar Targetkan Empat Emas

SOLO,suaramerdekasolo.com – Lima puluh lima atlet atletik National Parlaympic Committee Indonesia (NPCI) menjalani tes di Stadion UNS Surakarta kampus Kentingan, Jumat (13/12). Peningkatan performa mereka dicatat melalui tes sesuai masing-masing nomor spesialisasinya.

‘’Tes masih berlangsung hingga Sabtu (14/12). Tetapi hasil tes khusus bagi atlet nomor-nomor lempar, progresnya rata-rata mencapai 90 persen menuju ASEAN Para Games (APG) Filipina yang akan digelar Januari 2020,’’ kata salah seorang pelatih pelatnas atletik, Purwo Adi Sanyoto.

Tiga belas atlet memiliki spesialisasi nomor-nomor lempar. Yakni terdiri atas lempar cakram, lembing dan tolak peluru. Mereka ditargetkan meraih empat medali emas dalam persaingan pada pesta olahraga difabel dua tahunan mendatang. Sejumlah atlet diandalkan dalam mewujudkan perburuan, seperti Johannes Billy pada nomor lempar lembing kelas F44 putra, Yahya di arena lempar cakram F44, Priyano lempar cakram F46 dan Alan Sastra Ginting di nomor lempar cakram F57.

‘’Priyano, misalnya. Rekor lemparannya mencapai 43 meter, pada tes tadi sudah mendekati jarak tersebut,’’ tutur Purwo.

Baca: Catur Memburu Sepuluh Emas di Filipina

Punya Kans

Kendati demikian, sejumlah atlet lain juga memiliki punya kans merebut simbol juara. Dosen Fakultas Keolahragaan (FKOR) UNS Surakarta itu menyebut, Famini sebagai bagian dari pelempar cakram yang punya peluang fifty-fifty.

‘’Kalau klasifikasi Famini di nomor cakram tidak digabung, artinya peserta lomba hanya kelas F56, dia berpeluang besar meraih medali emas. Namun kalau peserta sedikit, lalu kelasnya digabung F56 dan F57, maka kans Famini jadi fifty-fifty,’’ tutur Purwo.

Secara keseluruhan, tim pelatnas menargetkan perburuan 30 keping emas di cabang atletik pada APG Filipina nanti. Selain lempar, nomor-nomor lari dan lompat bisa menjadi penghasil medali emas bagi kontingen Merah-Putih.

‘’Di nomor lari jarak pendek, sprinter Saptoyoga Purnomo dan Karisma Evi Tiarani sudah pasti menjadi andalan kami. Mudah-mudahan target kami dapat terpenuhi, syukur-syukur bisa terlampaui,’’ kata Purwo.(Setyo Wiyono)

Baca:74 Atlet NPCI Jateng Bakal Perkuat Tim Indonesia

Simak: Evi Tiarani Peroleh Hadiah Tanah dari Pemkab Boyolali

Editor: Budi Sarmun