Rivalitas dengan Thailand Menjadi Perhitungan

Rivalitas-dengan-Thailand-menjadi-perhitungan-Atletik
DOA BERSAMA: Puluhan atlet pelatnas atletik National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) dan jajaran pelatihnya mengadakan selamatan dan doa bersama di kawasan Kacangan, Boyolali.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Atletik Doa Bersama Hadapi APG Filipina

SOLO,suaramerdekasolo.com – Rivalitas dengan Thailand menjadi perhitungan tim atletik National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Pada ASEAN Para Games (APG) di Filipina yang diselenggarakan Januari 2020, tim pelatnas atletik mencari strategi guna mengungguli saingan utamanya itu.

‘’Tiga penyelenggaraan APG sejak 2011, tim atletik Thailand selalu mendominasi. Baru pada APG Malaysia 2017, Indonesia menjadi juara umum di kancah atletik,’’ kata pelatih pelatnas atletik NPCI, Slamet Widodo, Senin (16/12).

Hal itu juga dia ungkapkan di sela-sela acara doa bersama puluhan atlet atletik di rumah pelatih lain, Purwo Adi Sanyoto di kawasan Kacangan, Boyolali, Sabtu (14/12). Dia berharap kepada para atelt agar benar-benar mempersiapkan diri, berdoa dan berkonsentrasi penuh saat menjalani lomba.

Slamet mengungkapkan, para atlet Thailand sangat mendominasi terutama pada nomor-nomor balap kursi roda. Jika banyak nomor adu kebut kursi roda itu digelar di Filipina, maka tim atletik NPCI harus berjuang lebih keras guna mempertahankan gelar juara umum.

Baca:Rekor Dunia Evi Pacu Semangat Awak Pelatnas APG 2019

Baca juga:Dites, Progres Awak Atletik Capai 90 Persen

Lima Puluh Lima Atlet

Tim pelatnas atletik yang sejak Mei silam menjalani training camp (TC) di Solo, berkekuatan 55 atlet. Mereka ditargetkan meraup 31 medali emas pada pesta olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara di Filipina mendatang.

Lalu, berapa nomor lomba atletik yang akan digelar, Slamet belum bisa memastikan. Menurutnya, saat akhir entry form by number beberapa waktu lalu, terdapat sekitar 220 medali emas yang diperkirakan akan perebutkan.

‘’Tetapi setelah entry form by name, kami belum mendapat informasi lagi dari panitia penyelenggara APG. Klasifikasi disabilitas mana saja yang akan digabung, kami juga belum dapat info,’’ tutur pria yang juga dosen Fakultas Keolahragaan (FKor) UNS Surakarta itu.

Pelatnas atletik saat ini memasuki tahap prakompetisi. Menurut pelatih lain, Purwo Adi Sanyoto, performa awak tim yang berasal dari berbagai daerah di Tanah Air, termasuk Jateng itu, rata-rata kini mencapai 90 persen.

‘’Kami yakin, target 31 medali emas atletik mampu diwujudkan. Mudah-mudahan bisa melebihi target itu, jika tidak banyak klasifikasi yang digabung,’’ ujar dia.(Setyo Wiyono)

Simak:1.371 Pelajar Akan Berlaga di Kejuaraan Nasional Silat Perisai Diri Pelajar Ke-V

Simak Juga:Para Triathlon Geber Simulasi Dua Kali Sepekan Jelang APG

Editor: Budi Sarmun