Tak Hanya Jalan Raya, Pembalap Lahap Ergo

latihan-ergo-pelatnas-npci
ERGO: Tiga pembalap pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) menggenjot sepedanya dalam program latihan ergo statis di Hotel Sahid Raya Solo, Rabu (18/12).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Progres TC Solo Mencapai 90 Persen

SOLO,suaramerdekasolo.com – Para cycling hanya menggelar lomba nomor-nomor jalan raya pada ASEAN Para Games (APG) Filipina, Januari 2020 mendatang. Kendati demikian, para atlet pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) tak hanya digembleng dengan materi latihan di jalan aspal.
Selain mengasah kecepatan maksimal tanpa hambatan di velodrome Manahan, awak tim balap sepeda disabilitas tersebut juga wajib melahap program menggunakan ergo statis. ‘’Ketangguhan, kekuatan dan kecepatan individual bisa dilatih menggunakan ergo. Apalagi peralatan itu dilengkapi aplikasi grafis dan rekam latihannya,’’ kata pelatih sekaligus koordinator tim pelatnas para cycling NPCI, Fadilah Umar, Rabu (18/12).
Program ergo statis tersebut digelar di Hotel Sahid Raya Solo setiap Rabu pagi. Menurut Umar yang dibantu asisten pelatih Erik Suprianto dan Rizan Setyo Nugroho, perkembangan kemampuan para atlet yang menjalani training camp (TC) di Kota Bengawan sejak Mei silam tersebut, menunjukkan grafik positif.

Atlet Baru

Peningkatan tajam terutama bagi atlet-atlet yang baru bergabung guna menghadapi pesta olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara itu. Mereka di antaranya atlet asal Karanganyar Wagiyo, Slamet Kardiman (Sragen) dan Iwan Susanto (Boyolali), serta Mian Sirait.
‘’Progres persiapannya secara rata-rata kini mencapai 90 persen terhitung mulai nol pelatnas, terutama bagi atlet-atlet baru. Kalau pembalap lama, perkembangannya kian matang,’’ jelas Umar, doktor olahraga yang juga dosen Fakultas Keolahragaan (FKor) UNS Surakarta itu.
Pembalap andalan Muhammad Fadli Immamuddin yang masuk di klafisikasi C4 menyatakan kesiapannya beradu kebut di Filipina. ‘’Persiapan semakin bagus. Saya akan berusaha tampil sebaik mungkin, guna mencapai hasil maksimal. Sudah pasti harus bekerja keras untuk meraih prestasi terbaik nanti,’’ ujar pria yang pernah menjadi juara balap motor Asia tersebut.
Sebenarnya, Fadli memiliki pula kemampuan bagus di arena balap sepeda nomor-nomor track. Namun pada APG Filipina, hanya nomor-nomor balap sepeda jalan raya yang digelar.(Setyo Wiyono)

Editor : Budi Sarmun