Diuji Dua SSB, Pelatnas Sepak Bola CP Tetap Unggul

Diuji-dua-SSB-sepak-bola-CP-Tetap-Unggul
LINDUNGI BOLA: Kapten tim pelatnas sepak bola celebral palsy Yahya Hernanda melindungi bola dari tekanan pemain SSB Ksatria pada laga uji coba di lapangan Baturan, Colomadu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Pemain Kurang Cepat Panas

SOLO,suaramerdekasolo.com – Dua tim sekolah sepak bola (SSB) sekaligus menguji skuad pelatnas sepak bola celebral palsy (CP) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) dalam laga latih tanding bersistem ‘’7 a side football’’. Dua tim penguji itu adalah SSB Primavera Solo dan SSB Ksatria Solo yang bergantian bertarung menghadapi Yahya Hernanda dkk di lapangan Baturan, Colomadu, Kamis (19/12) sore.

Tim pelatnas tetap menunjukkan ketangguhan pada duel melawan para pemain berusia 14-15 tahun dari dua SSB itu. Mereka unggul dalam uji coba yang merupakan rangkaian persiapan perburuan medali emas pada ASEAN Para Games (APG) Filipina pada Januari 2020 tersebut.

‘’Anak-anak masih mendominasi permainan, tetapi mereka kurang cepat panas. Mungkin karena agak lama tidak berlaga uji coba, sepulang try out dari Incheon, Korea, November lalu,’’ kata pelatih tim pelatnas sepak bola CP, Anshar Ahmad, Jumat (20/12).

Kesalahan-kesalahan passing dan kontrol bola sering sekali terjadi saat awak skuad besutan Anshar tersebut menghadapi SSB Primavera pada babak pertama laga. Komunikasi antarpemain juga sangat minim, sehingga koordinasi permainan menjadi tidak berjalan efektif.

Baca:Sepak Bola CP Bertekad Genggam Kembali Juara

Striker Cahyana mengontrol bola (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

Menang

Kendati demikian, Amin Rosyid mampu mempertahankan gawangnya dalam kemenangan 3-0 atas Primavera pada babak pertama. Kapten tim Yahya Hernanda mencetak dua gol, menit enam dan 16. Sebiji gol lainnya diceploskan Yahya Muhaimi menit 26.

‘’Tapi anak-anak tidak bisa membuat permainan lebih berkembang. Tak seperti dalam latihan, anak-anak susah diminta berkomunikasi dengan rekannya saat melakukan serangan maupun bertahan,’’ kata asisten pelatih tim pelatnas Afif Bayu, dibenarkan personel pendukung Pomo Warih.

Pada babak kedua, tim pelatnas yang menjalani training camp (TC) di Solo sejak Mei lalu itu, ganti melawan SSB Ksatria. Sempat tertinggal satu gol, skuad sepak bola CP berusaha lebih meningkatkan tekanan. Hasilnya, striker Cahyana melesakkan sepasang gol menit delapan dan 23. Lalu Ikhsan mempertajam keunggulan lewat gol menit 29, serta kapten tim Yahya Hernanda menyempurnakan kemenangan menit 30, sehingga skor babak kedua menjadi 4-1.

‘’Kekurangan yang terjadi pada uji coba itu, bakal segera kami benahi. Jadi saat berangkat ke Filipina nanti, tim benar-benar siap bertarung,’’ tandas Anshar.(Setyo Wiyono)

Simak: Mulai Terganggu Cuaca, Gantolle Lirik Bandara

Editor: Budi Sarmun