400 Peserta Meriahkan Kejuaraan Panahan Jateng-DIY

jemparingan-klaten1
Foto kode 22lpanahan-klt-F5 JEMPARINGAN : Ratusan peserta dari Jateng-DIY ambil bagian dalam lomba panahan tradisional Gaya Mataraman di lapangan panahan Jonggrangan, Klaten Utara, Klaten, Minggu (22/12).(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

*Usai Acara, Tenda Roboh Diterjang Angin Kencang

KLATEN,suaramerdekasolo.com– Sekitar 400 peserta ambil bagian dalam Kejuaraan Panahan se-Jateng-DIY yang berlangsung di lapangan panahan di komplek Kantor KONI Klaten, Jonggrangan, Klaten Utara, Klaten, 19-22 Desember 2019.

Puncaknya, lomba panahan gaya Mataraman atau jemparingan yang diikuti 272 peserta, Minggu (22/12).

Suasana lapangan panahan begitu ramai oleh peserta yang menggunakan busana kejawen. Mereka membidik sasaran bandulan dengan posisi duduk bersila. Setiap peserta mendapat kesempatan membidik sasaran dalam 20 rambahan, masing-masing rambahan 4 anak panah.

‘’Kejuaraan Panahan memperebutkan Piala Bupati Klaten diikuti sekitar 400 peserta, yang terbanyak peserta jemparingan yang dipertandingan hari terakhir. Sekitar 100 lebih terbagi dalam peserta ronde yakni coumpond, recurve dan nasional putra putri,’’ kata Penanggung Jawab Kejuaraan Panahan, Suyanto.

Peserta yang berhasil menancapkan anak panah pada batang bandulan dan kepada mendapatkan bebungah atau amplop dari panitia, sesuai banyaknya anak panah yang menancap pada sasaran. Bebungah diberikan sesuai persediaan panitia.

Bagi peserta yang pertama kali berhasil menancapkan anak panah di bagian kepala, akan mendapat hadian Rp 500.000, sedangkan yang pertama menancapkan 4 anak panah di bagian kepala mendapat Rp 2 juta.

Usai lomba, kejuaraan ditutup Plt Kepala Disparbupora Wahyu Prasetyo dibarengi dengan penyerahan hadiah kepada para peserta. Upacara penutupan dihadiri para Pengurus KONI Klaten, pengurus Perpani dan tamu undangan.