Cuaca Buruk Hentikan Latihan Paralayang di Kemuning

cuaca-buruk-hentikan-latihan-paralayang-di-kemuning
TERBANG: Atlet paralayang Solo, Dewanto Basuhendro terbang di kawasan perbukitan Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, saat cuaca cerah.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Cuaca buruk, hujan dengan intensitas tinggi, serta arah dan kecepatan angin yang tidak menentu, menghentikan latihan paralayang. Para atlet salah satu cabang olahraga dirgantara dari Solo Raya itu pun untuk sementara dipaksa melipat parasutnya.

‘’Terlalu berisiko kalau mau latihan dalam cuaca seperti ini. Apalagi informasi dari teman-teman di kawasan Kemuning, hampir setiap menjelang siang turun hujan. Setelah itu kabut juga turun. Jadi sangat tidak memungkinkan untuk terbang,’’ kata atlet paralayang Solo Dewanto Basuhendro, Kamis (3/1).

Kemuning merupakan daerah perbukitan yang berada di lereng Gunung Lawu. Kawasan yang masuk wilayah Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar tersebut sebagian besar untuk digunakan untuk kebuh teh. Biasanya, bukit Kemuning digunakan sebagai arena latihan dan lomba paralayang.

‘’Sejak pekan terakhir di penghujung 2019 lalu, teman-teman sudah tidak bisa lagi latihan di Kemuning. Ya terpaksa harus istirahat, meski tetap jaga kondisi dan kebugaran fisik, misal dengan bersepeda atau joging,’’ tutur Hendro.

Baca:Atlet Solo Pulihkan Cedera Akibat Gagal ‘’Take Off’’

BAca: Taekwondoin KKO Surakarta Genggam Empat Medali Emas

Bersabar

Lelaki yang juga ketua Pengkot Paralayang Surakarta tersebut mengaku beruntung, dirinya baru saja pulang dari Bali dan bisa berlatih selama sekitar dua pekan di Pulau Dewata itu. Sebab hingga akhir pekan lalu, cuaca di Bali masih bersahabat bagi atlet dan penggemar olahraga dirgantara.

‘’Tetapi pada pergantian tahun biasanya cuaca di Tanah Air cenderung sering hujan, sehingga mesti bersabar untuk beristirahat dulu dari kegiatan terbang,’’ ujarnya.

Karena itu, event paralayang juga tidak lazim digelar pada bulan-bulan Januari dan Februari. Dia memperkirakan, kemungkinan kejuaraan paralayang baru mulai digelar lagi pada Maret mendatang.

‘’Biasanya kejuaraan paling awal pada setiap tahun diselenggarakan di Parangtritis, DI Yogyakarta. Mungkin pada Maret nanti. Tapi sampai sekarang kalender event paralayang untuk 2020 belum dirilis,’’ ungkap Hendro.(Setyo Wiyono)

Simak:Anshar Jajal Formasi Baru di Lini Pertahanan

Simak:Rancang Wall, FPTI Kabupaten Semarang Berkunjung ke Solo

Editor:Budi Sarmun