Solo Bakal Jadi Arena Penentu Duel Proliga

Solo-bakal-jadi-arena-penentu-duel-proliga-2020
PROLIGA: Pemain tim putri Jakarta Pertamina Energi Anna Stepaniuk melepas spike dibayangi blok dua awak tim Jakarta BNI 46 dalam laga Proliga 2019 di GOR Sritex Arena Solo.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Ajang Final Four Kedua 2020

SOLO,suaramerdekasolo.com – Kota Solo kembali dipilih sebagai salah satu arena penentu duel kompetisi voli Proliga 2020. GOR Sritex Arena bakal menjadi ajang pertarungan final four kedua pada rangkaian kejuaraan voli yang diklaim paling bergengsi di Tanah Air itu.

‘’Ya, final four kedua di Solo memang biasanya menjadi fase penentu bagi tim-tim untuk menuju ke partai grand final. Maka pertarungannya diprediksi berlangsung panas,’’ kata humas Proliga, Lutfi Sukri, Selasa (7/1).

Menurutnya, GOR Sritex sebenarnya tidak terlalu besar, terutama berkait daya tampung penonton. Fasilitas parkir juga relatif sempit. Namun animo tinggi masyarakat Kota Bengawan dan sekitarnya terhadap bola voli, menjadi pertimbangan utama sehingga Kota Solo tetap dipilih jadi ajang duel terakhir bagi tim-tim peserta guna merebut tiket grand final.

‘’Kompetisi Proliga akan dimulai 24 Januari mendatang. Laga seri pertama putaran pertama digelar di Pekanbaru, Riau (24-26/1), dilanjutkan seri kedua di GOR Satria Purwokerto (31/1-2/2). Final four kedua di Solo pada 10-12 April,’’ jelas Lutfi.

Dua Pemain Vita

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengkot Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Surakarta, Agus Suyanto menyambut positif skedul Proliga. Pria yang juga pelatih klub amatir Vita Solo itu sependapat, masyarakat Solo dan sekitarnya memiliki animo tinggi terhadap bola voli.

‘’Lebih-lebih ada dua pemain Vita yang turut direkrut tim-tim peserta Proliga. Kalau mereka nanti bertanding hingga final four kedua di Solo, tentu akan merasa bangga karena bertarung di rumah sendiri,’’ ujar pria yang juga guru SMAN 1 Surakarta itu.

Kedua pebola voli Kota Bengawan yang akan bermain di arena Proliga yakni toser Aji Maulana dan open spiker Ersandrina Devega ‘’Caca’’ Salsabila. Aji direkrut tim pendatang baru Lamongan Sadang MHS, sementara Caca bakal memperkuat tim Jakarta Pertamina Energi.

Ada enam tim putra dan lima tim putri yang akan berseteru di Proliga 2020. Selain Sadang MHS, tim putra lainnya adalah juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI 46, Palembang Bank SumselBabel dan Jakarta Garuda. Sedangkan di kelompok putri selain Pertamina, terdapat juara bertahan Jakarta PGN Popsivo Polwan, Jakarta BNI 46, Bandung BJB Tandamata, serta Gresik Petrokimia Puslatda Jatim.(Setyo Wiyono)

Editor:Budi Sarmun