Kembali Pompa Fisik Perenang Pelatnas APG Filipina

Kembali-pompa-fisik-perenang-Pelatnas-APG-Filipina
LATIHAN: Sejumlah perenang pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) memacu kecepatan dalam latihan di kolam renang Grup 2 Kopassus Kandangmenjangan, Kartasura.(suaramerdekasolo.com/SEtyo Wiyono)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Para perenang pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) kembali dipompa kemampuan fisiknya, sejak ada pengumuman resmi pengunduran pelaksanaan ASEAN Para Games (APG) Filipina 2020 menjadi Maret mendatang.

Pelatih kepala Dimin mengagendakan tiga sesi latihan fisik guna meningkatkan kekuatan dan kebugaran di luar kolam, bagi para atlet yang menjalani training camp (TC) di Solo tersebut. Setiap Senin, Rabu dan Jumat pagi, sejumlah 45 perenang ditempa kekuatannya dalam latihan di kompleks penginapan mereka, Hotel Lorin.

‘’Fase program latihannya sekarang persiapan khusus. Jadi porsi peningkatan fisiknya 40 persen, sementara latihan teknik 60 persen,’’ kata Dimin didampingi asisten pelatih Bhima Kautsar, Rabu (15/1).

Sementara latihan rutin di kolam renang Grup 2 Kopassus Kandangmenjangan, Kartasura pun, intensitasnya dikurangi. Belum ada penerapan latihan berintensitas tinggi bagi para perenang yang terdiri atas 30 atlet putra dan 15 putri tersebut.

‘’Latihan berintensitas tinggi rencananya akan dimulai pada pertengahan Februari mendatang, ketika memasuki tahap prakompetisi,’’ tutur Bhima.

Pembenahan dan penyempurnaan teknik renang para atlet pun ditingkatkan. Mereka diharapkan bisa tampil maksimal pada pesta olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara yang rencananya diselenggarakan di Filipina, 20-28 Maret mendatang.

‘’Target renang merebut 35 medali emas di Filipina mendatang. Mudah-mudahan target tersebut dapat kami capai, bahkan kalau bisa terlampaui,’’ tambah Dimin.(SEtyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun